Waspada, Serangan Jantung Rawan Terjadi di Malam Natal

Waspada, Serangan Jantung Rawan Terjadi di Malam Natal

18 Dec 2018

Dokterdigital.com - Merayakan pergantian tahun atau hari raya bisa mendatangkan bencana. Sebuah studi baru dari Swedia - yang meneliti data yang membentang selama 16 tahun – ditemukan bahwa kemungkinan orang mengalami serangan jantung terbesar pada Malam Natal, khususnya pada jam 10 malam.

Meskipun spesifik, ini tidak terlalu mengejutkan karena perkiraan sebelumnya telah menunjukkan bahwa kematian terkait serangan jantung sekira lima persen lebih mungkin selama musim liburan.

Tapi apa yang memicu kondisi yang bisa memicu fatalitas selama waktu bersenang-senang ini? Yang bisa disorot misalnya cuaca dingin dianggap sebagai faktor risiko karena suhu menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Selain itu, orang-orang cenderung makan makanan dalam jumlah banyak atau minum alkohol berlebihan selama perayaan, juga mengurangi aktivitas fisiknya.

"Menariknya, pola peningkatan risiko di pagi hari yang mendominasi sisa tahun itu berkebalikan pada Natal - dengan peningkatan risiko di malam hari - menunjukkan bahwa stres dan makan di siang hari memicu serangan jantung," kata David Erlinge, salah satu peneliti yang terlibat dalam studi Swedia.

Memang kelelahan liburan mempengaruhi banyak orang Amerika. Survei menemukan bahwa jadwal yang sibuk, kelelahan karena bepergian, ketegangan keuangan, belanja untuk hadiah, memasak, membersihkan, dan tekanan emosional dalam berurusan dengan keluarga adalah beberapa alasan yang mungkin untuk itu.

"Pengiklan menunjukkan kepada kita sebuah musim Natal yang penuh dengan romansa, hubungan kekeluargaan yang sehat, dan perayaan besar dengan teman-teman yang dapat menyebabkan kita merasa rendah diri jika tak menjalani kehidupan seperti yang diiklankan itu,” kata " kata Suzanne Roff-Wexler, Ph.D. , Universitas New York.

Linda Saab dan Arash Javanbakht, psikiater akademis dari Wayne State University, juga menyoroti betapa tingginya harapan dan tradisi dapat menjadi beban kesehatan mental bagi sebagian orang.

Jika seseorang tinggal jauh dari keluarga mereka atau kehilangan orang yang mereka cintai, dia mungkin menderita perasaan kesepian dan isolasi. Untuk menghindari hal ini, orang-orang seperti itu disarankan untuk menghubungi teman-teman, menjadi sukarelawan di tempat penampungan, bergabung dengan kegiatan amal, atau terlibat dalam komunitas mereka.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengingatkan orang untuk memakai pakaian hangat dan mendapatkan semua pemeriksaan dan vaksinasi yang diperlukan khususnya selama musim liburan. Dan seperti biasa, pastikan untuk mencuci tangan dan menjaga kebiasaan kebersihan yang baik untuk mengurangi risiko infeksi.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check