Jemari Membengkak? Mungkin Ini Penyebabnya

Jemari Membengkak? Mungkin Ini Penyebabnya

24 Oct 2019

Dokterdigital.com - Cincin terasa sempit dan sendi jemari tangan terlihat lebih gemuk dari biasanya. Sementara mungkin kita merasa pola makan biasa-biasa saja, dalam artian tidak mengalami kenaikan berat badan. Lantas, kenapa jemari tangan terlihat lebih gemuk atau membengkak? Ada sejumlah penyebab yang memicu pembengkakan jemari tangan. Simak dalam uraian berikut ini:

1. Konsumsi garam berlebihan

Cek lagi, apakah belakangan ini kamu gemar mengonsumsi kentang goring dengan banyak taburan garam? Tubuh kita mengatur dan mempertahankan keseimbangan kadar garam dan air. Dengan kata lain, ketika kita mengonsumsi terlalu banyak garam, tubuh dapat merespons dengan mempertahankan lebih banyak air. Imbasnya, bagian tubuh tertentu terlihat membengkak.

Jenis pembengkakan ini cenderung ringan dan sementara, biasanya menghilang pada hari berikutnya. Untuk pola makan yang sehat, ikuti pedoman diet gizi seimbang, dengan membatasi asupan garam tidak melebihi 2.300 miligram sodium per hari untuk orang dewasa.

2. Paparan cuaca panas

Jika terkena suhu lebih panas dari biasanya – misalnya sedang melakukan perjalanan jauh – pembengkakan yang muncul di ruas jari mungkin hanya merupakan tanda gangguan panas. Bisa jadi ini tanda kelelahan panas atau bahkan sengatan matahari.

Di sini, pembengkakan terjadi sebagai akibat dari pembuluh darah yang membesar terkait jantung. Perempuan lebih rentan terhadap pembengkakan terkait panas daripada pria.

3. Radang sendi

Osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan gout adalah tiga jenis radang sendi yang mungkin mulai muncul ditandai dengan gejala jari yang bengkak. Jika pembengkakan terkonsentrasi di dekat sendi jari, kemungkinan besar ini osteoarthritis.

Di sisi lain, orang-orang dengan rheumatoid arthritis cenderung mengalami pembengkakan bahkan di antara sendi dan di sekitar pergelangan tangan. Jika mengalami gout, tanda-tanda yang menyertainya mencakup kehangatan, rasa sakit, dan perubahan warna kulit kemerahan.

4. Latihan dan aktivitas fisik

Menurut Edward R. Laskowski dari Mayo Clinic, pembengkakan juga bisa terjadi karena peningkatan kebutuhan energi otot ketika kita melakukan beberapa jenis aktivitas fisik.

"Ketika terus berolahraga, otot-otot akan menghasilkan panas yang membuat sistem mengalirkan darah ke pembuluh darah yang dekat dengan permukaan tubuh untuk mengusir panas," ujarnya. "Tanggapan ini memicu keringat dan mungkin juga berkontribusi pada pembengkakan tangan."

5. Penyakit yang mempengaruhi kulit dan saraf

Scleroderma adalah suatu kondisi yang mengarah pada pengerasan dan pengencangan kulit dan jaringan ikat. Healthline mencatat bahwa gejala awal penyakit biasanya melibatkan jari yang bengkak di pagi hari dan aktivitas otot di malam hari.

Kondisi lain yang perlu diperhatikan adalah sindroma terowongan karpal (carpal tunnel syndrome), ditandai dengan mati rasa dan kesemutan di tangan bersamaan dengan pembengkakan tangan. Hal ini terjadi karena saraf median yang terjepit di dekat pergelangan tangan.

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check