Kurang Tidur Bisa Picu Dehidrasi

Kurang Tidur Bisa Picu Dehidrasi

13 Nov 2018

Dokterdigital.com - Orang dewasa disarankan untuk mencukupi kebutuhan tidur di malam hari setidaknya 7-9 jam. Kurang tidur bisa membawa implikasi negatif bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan bahwa tidur kurang dari 6 jam bisa meningkatkan risiko dehidrasi.

Penelitian baru dari Pennsylvania State University memeriksa data kesehatan lebih dari 20.000 orang dewasa muda Amerika dan Cina.  Dibandingkan dengan mereka yang tidur setidaknya 8 jam per malam, mereka yang tidur selama 6 jam lebih mungkin mengalami dehidrasi antara 16 hingga 59 persen.

Meskipun mungkin tidak tampak seperti masalah yang signifikan, penelitian terbaru menunjukkan bahkan dehidrasi ringan dapat merusak suasana hati dan kemampuan berpikir.

Seiring waktu, dehidrasi dapat memiliki efek berbahaya lainnya pada tubuh seperti peningkatan risiko cedera panas, infeksi saluran kemih, batu ginjal, dan gagal ginjal.

"Jika hanya bisa tidur enam jam tidur semalam, itu dapat mempengaruhi status hidrasi Anda," kata penulis utama Asher Rosinger, asisten profesor kesehatan biobehavioral dan antropologi di Penn State. "Studi menunjukkan bahwa jika tidak cukup tidur, cobalah minum lebih banyak air.”

Bagaimana hubungan antara jam tidur dan pengaruhnya dengan hidrasi Anda, jawabannya banyak berkaitan dengan sistem hormonal. Vasopresin, menurut penelitian, adalah hormon yang memainkan peran penting dalam membantu tubuh untuk mempertahankan air.

"Vasopresin dilepaskan lebih cepat dan lambat dalam siklus tidur," Rosinger menjelaskan. "Jadi, jika bangun lebih awal, Anda mungkin kehilangan peluang di mana lebih banyak hormon dilepaskan, menyebabkan gangguan dalam hidrasi tubuh."

Sementara kebanyakan orang dewasa yang sehat dapat mengikuti sinyal haus, Anda juga dapat memeriksa warna urin untuk mengetahui apakah cukup terhidrasi. Air kencing berwarna gelap biasanya merupakan pertanda bahwa Anda membutuhkan lebih banyak cairan.

Selain akibat kualitas tidur yang buruk, risiko dehidrasi juga meningkat jika seseorang melakukan aktivitas fisik yang berat, bekerja dalam cuaca panas, atau mengalami muntah dan diare. Dalam kasus seperti itu, pelatih kesehatan holistik bersertifikat Jessica Rosen menjelaskan perlunya mengonsumsi jus buah dan sayuran mentah.

"Air merupakan pilihan tepat untuk minum pagi pertama. Tetapi saat dehidrasi, penting untuk minum sesuatu yang menyediakan mineral dan elektrolit," ujar Rosen. "Pastikan saja bahwa [jus] tidak mengandung tambahan gula dan tidak dipasteurisasi. Jus buah pasteurisasi mengandung banyak gula yang malah memicu dehidrasi."

Namun demikian, karena studi baru hanya bersifat observasional, terlalu dini untuk menentukan hubungan sebab akibat antara kurang tidur dan dehidrasi. Para peneliti berharap untuk menggunakan metode yang sama dalam penelitian masa depan dan melihat lebih dekat pada hubungan antara tidur awal dan status hidrasi.

Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Sleep edisi 5 November.

 

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check