Konsumsi Kacang-kacangan Bisa Perbaiki Kualitas Sperma

Konsumsi Kacang-kacangan Bisa Perbaiki Kualitas Sperma

31 Oct 2018

Dokterdigital.com - Ada kabar gembira buat pria yang sulit mendapatkan keturunan. Riset terkini menemukan bahwa mengonsumsi 60 gram beragam kacang-kacangan setiap hari selama 14 minggu secara signifikan meningkatkan kualitas sperma pria, demikian menurut riset yang dilakukan para peneliti Spanyol.

Riset yang dipresentasikan pada pertemuan European Society of Human Reproduction dan Embryology (ESHRE 2018) di Barcelona mengungkap, temuan ini mendukung peran menguntungkan konsumsi kacang untuk waktu jangka waktu tertentu dalam meningkatkan kualitas sperma.

Penelitian ini melibatkan 119 pria berusia antara  18 dan 35, yang direkrut dan dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama diminta mengonsumsi 60 gram kacang ke dalam diet harian "gaya barat" mereka, termasuk almond, hazelnut, dan walnut. Kelompok kedua tidak makan kacang apa pun. Penelitian ini berlangsung selama hampir empat bulan (14 minggu), setelah itu para peneliti membandingkan kualitas sperma dari kedua kelompok.

Hasilnya menunjukkan, orang-orang yang mengonsumsi kacang setiap hari terlihat mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah sperma. Rata-rata, jumlah sperma responden 16 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak makan kacang. Vitalitas, gerakan, dan bentuk sperma juga mengalami peningkatan.

"Selain itu, subjek dalam kelompok kacang juga menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tingkat fragmentasi DNA spermanya, sebuah parameter yang terkait erat dengan infertilitas pria," kata tim peneliti.

Namun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum ahli kesehatan dapat mulai membuat rekomendasi diet ini untuk pria yang mencoba untuk mendapatkan keturunan.

“Kami belum bisa mengatakan itu,” kata rekan penulis studi Albert Salas-Huetos dari Universitas Rovira dan Virgili di Reus, Spanyol.

"Tetapi bukti terakumulasi dalam literatur bahwa perubahan gaya hidup sehat seperti mengikuti pola diet yang sehat dapat membantu konsepsi - dan tentu saja, kacang-kacangan adalah komponen kunci dari diet sehat Mediterania," ujar Albert.

Beragam jenis kacang-kacangan dapat memberikan protein, kalsium, antioksidan seperti vitamin C dan E, omega 3, folat yang diperlukan tubuh. Kacang juga dikenal sebagai sumber serat dan lemak sehat yang baik (baik tak jenuh tunggal maupun tak jenuh ganda).

Diperkirakan 5 juta pasangan di Amerika Serikat menghadapi masalah kesuburan ketika mencoba untuk menghamili pasangan. Menurut Klinik Cleveland, faktor laki-laki adalah penyebab utama atau berkontribusi dalam setidaknya setengah dari kasus-kasus tersebut.

Semua peserta yang terlibat dalam penelitian ini adalah pria sehat - yang berarti temuan ini perlu ditiru dengan mereka yang mengalami masalah kesuburan yang signifikan. Selain makanan, banyak faktor lain - seperti merokok, paparan radiasi, stres emosional, berat badan dan banyak lagi - dapat berkontribusi pada infertilitas dan harus dipertimbangkan.

 

2021 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check