5 Kebersihan Diri yang Kadang Diabaikan

5 Kebersihan Diri yang Kadang Diabaikan

27 Aug 2018

Dokterdigital.com - Kebersihan yang buruk tidak hanya dapat meningkatkan risiko penyakit tetapi juga mempengaruhi kehidupan sosial dan profesional kita. Semua orang paham soal ini. Namun bahkan yang mengerti saja masih kerap lalai atau bahkan melakukan sejumlah kesalahan terkait dengan kebersihan diri.

Ada lima kesalahan umum yang sebaiknya dihindari terkait dengan kebersihan diri. Cek daftarnya dalam paparan berikut ini:

1. Memakai sepatu tanpa kaus kaki

Memakai sepatu tanpa kaus kaki untuk menggerakkan pergelangan kaki memang memiliki sisi buruk. "Rata-rata kaki akan berkeringat setengah liter sehari. Keringat itu banyak yang akan mengalir langsung ke sepatu tanpa diserap oleh kaus kaki," kata Emma Stevenson dari College of Podiatry, Inggris.

Selain bau kaki, orang yang gemar mengenakan sepatu tanpa kaus kaki juga rentan mengembangkan lecet dan infeksi jamur. Jadi daripada polos tanpa kaus kaki, pertimbangkan untuk membeli beberapa pasang kaus kaki yang tidak terlihat, misalnya yang hanya melapis telapak tangan. Stevenson juga merekomendasikan menempatkan kantong teh kering di sepatu semalam untuk menyerap keringat yang tersisa.

2. Tidak membersihkan kuas makeup

Jangan meremehkan kotoran, sel-sel kulit mati, dan bakteri yang bisa menumpuk pada sikat yang tidak dibersihkan. Selain merusak riasan, memakai kuas yang jarang dibersihkan juga berpotensi mendatangkan jerawat, juga infeksi yang bisa merusak kulit.

Konsekuensi ini akan memburuk jika berbagi kuas dengan orang lain karena berpotensi menularkan sejumlah penyakit antara lain infeksi staph, mata merah, dan masalah kesehatan lainnya.

3. Menggunakan Q-Tips untuk menghilangkan kotoran telinga

Kita tidak boleh memasukkan kapas (atau apa pun dengan ukuran dan struktur serupa) di dalam telinga. Produk-produk ini dapat merusak saluran atau drum telinga, meningkatkan risiko kehilangan pendengaran sementara atau permanen.

Jika masih cemas dengan kotoran telinga, tenang saja. Telinga memiliki mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri. Dr. Robert Shmerling dari Beth Israel Deaconess Medical Centre menjelaskan bahwa jumlah lilin yang normal dalam telinga diperlukan untuk melembabkan dan mencegah kontaminan mencapai telinga bagian dalam.

4. Hanya menyikat gigi melupakan lidah

Jika rutinitas kebersihan mulut selama ini hanya melibatkan menyikat gigi, sekarang saatnya melakukan sejumlah perubahan.

"Sebagian besar bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi hidup di area antara dua gigi yang sulit dibersihkan. Satu-satunya cara untuk secara fisik menghapus plak ini dari antara gigi adalah dengan benang," kata Edmund Hewlett dari University of California.

Juga, jangan lewatkan menyikat atau mengikis lidah, karena kita kemungkinan dapat mengembangkan bau mulut berkat bakteri yang hidup yang menghasilkan senyawa belerang di lidah.

5. Jarang ganti seprei juga handuk

Sebagian besar tubuh kita bersentuhan langsung dan lama dengan sprei dan handuk. Jadi gantilah keduanya secara berkala. Gunakan handuk untuk tiga kali mandi, kemudian cuci. Sedangkan sprei idealnya diganti seminggu sekali. Jika melakukan hubungan seks di atas sprei, segera ganti setelahnya.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check