Berapa Banyak Protein yang Baik bagi Jantung

Berapa Banyak Protein yang Baik bagi Jantung

12 Jun 2018

Dokterdigital.com - Protein adalah nutrisi penting yang digunakan untuk membangun dan memperbaiki jaringan di dalam tubuh. Pemahaman ini sudah ditanamkan sejak kita kecil. Protein bisa bersumber dari hewan atau tumbuhan.

Diet protein tinggi direkomendasikan untuk pasien gagal jantung karena dihubungkan dengan memperpanjang usia, demikian menurut penelitian yang dipresentasikan di European Society of Cardiology di Wina, Austria.

Namun penelitian baru juga memperingatkan pria paruh baya tentang risiko mengonsumsi protein hewani dalam jumlah besar, mengaitkannya dengan risiko gagal jantung yang sedikit lebih tinggi.

Dalam studi terkini, para peneliti mengikuti hampir 2.400 pria Finlandia yang berusia 42 hingga 60 tahun (pada awal penelitian) selama lebih dari dua dekade. Secara keseluruhan, 334 kasus gagal jantung didiagnosis selama penelitian.

Responden pria dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan konsumsi protein harian mereka. Dengan membandingkan pria yang paling banyak mengonsumsi protein dengan yang mengonsumsi paling sedikit, risiko gagal jantung ditemukan 33 persen lebih tinggi untuk semua sumber protein, dan protein hewani tercatat yang tertinggi.

Namun, protein dari ikan dan telur tidak terkait dengan risiko gagal jantung dalam penelitian. Para penulis mengakui keterbatasan metode ‘pencatatan makanan empat hari’ dan berharap untuk melakukan lebih banyak penelitian dalam populasi yang beragam.

Bagaimana protein dikaitkan dengan manfaat kesehatan dalam penelitian yang dipresentasikan di Wina? Disebut bahwa diet tinggi protein dapat membantu memperpanjang kehidupan pasien gagal jantung.

Peneliti mengikuti 2.281 pasien gagal jantung di 11 negara Eropa untuk memeriksa hubungan antara asupan protein dan kelangsungan hidup. Usia rata-rata semua pasien adalah 68, sementara lebih dari seperempatnya adalah responden perempuan. Asupan protein harian diperkirakan dengan menggunakan sampel urin.

Pada akhir periode penelitian, 31 persen pasien dengan asupan protein terendah (40 gram atau kurang per hari) telah meninggal dibandingkan dengan 18 persen pasien dari kuartil asupan protein tertinggi (70 gram atau lebih per hari).

Penulis studi Koen Streng mencatat bahwa diet kaya protein membangun massa otot yang bermanfaat bagi kesehatan pada pasien-pasien ini.

Jadi berapa banyak protein yang sebenarnya dibutuhkan seseorang?

Menurut Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association), satu-satunya risiko yang mungkin terjadi akibat konsumsi potein terlalu banyak adalah yang bersumber dari daging. Jenis protein ini mengandung lemak jenuh tinggi, sehingga dapat menambah kadar kolesterol LDL.

Tetapi mengingat bahwa gizi adalah nutrisi penting, para ahli umumnya merekomendasikan mendapatkan 10 persen hingga 35 persen kalori harian dari protein.  Sumber protein yang baik dikonsumsi misalnya telur, yogurt, susu kedelai, quinoa, buncis, tahu, dan ikan.

 

2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check