12 Makanan Penjaga Kesehatan Jantung

12 Makanan Penjaga Kesehatan Jantung

19 Sep 2019

Dokterdigital.com - Penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu di Amerika Serikat. Kasus yang sama terjadi di Indonesia. Dan penyakit ini mengincar usia lebih muda, bukan lagi hanya warga usia lanjut.

Kebiasaan kurang sehat seperti gaya hidup santai kurang gerak, makan sembarangan, stres hingga kebiasaan kurang baik seperti merokok, berkontribusi terhadap sakit jantung.

Salah satu perubahan gaya hidup paling sederhana yang akan menguntungkan jantung adalah mengawasi apa yang kita makan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat memperingatkan bahwa makan makanan tinggi lemak, kolesterol, atau natrium (garam) bisa sangat buruk bagi jantung.

Berikut ini daftar makanan yang dapat berkontribusi positif dalam menjaga kesehatan jantung. Silakan simak:

1. Asparagus

Asparagus adalah sumber alami folat, yang membantu mencegah asam amino homocysteine terbantuk di dalam tubuh. Kadar homocysteine ​​yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kondisi yang berhubungan dengan jantung, seperti penyakit arteri koroner (penyakit jantung koroner) dan stroke.

2. Kedelai, kacang polong, buncis, dan kacang lentil

Golongan kacang-kacangan dapat mengurangi tingkat low-density lipoprotein (LDL) atau "kolesterol jahat" secara bermakna.  Makanan ini juga kaya serat, protein, dan polifenol antioksidan, yang semuanya memiliki efek menguntungkan pada jantung dan kesehatan tubuh.

3. Berries

Buah beri juga penuh dengan polifenol antioksidan, yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Buah beri merupakan sumber serat, folat, zat besi, kalsium, vitamin A, dan vitamin C, dan rendah lemak.

4. Brokoli

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa secara teratur makan brokoli yang dikukus dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penyakit jantung.

5. Biji chia dan biji rami

Biji-bijian ini adalah sumber asam lemak omega-3 pada tumbuhan, seperti asam alfa-linolenat. Omega-3 memiliki banyak efek menguntungkan, seperti membantu menurunkan kadar trigliserida, LDL, dan kolesterol total. Asam lemak sehat itu juga mengurangi tekanan darah dan meminimalkan penumpukan plak lemak di arteri. Omega-3 menurunkan risiko gangguan yang dapat menyebabkan serangan jantung, seperti trombosis dan aritmia.

6. Cokelat hitam

Cokelat hitam adalah contoh langka dari makanan yang rasanya luar biasa dan baik untuk  dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Para ilmuwan percaya bahwa cokelat hitam memiliki manfaat perlindungan terhadap aterosklerosis, yaitu ketika plak menumpuk di dalam arteri, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Cokelat hitam tampaknya mencegah dua mekanisme yang terlibat dalam aterosklerosis: kekakuan arteri dan adhesi sel darah putih - ketika sel darah putih menempel pada dinding pembuluh darah.

Penelitian telah menemukan bahwa meningkatkan kandungan flavanol cokelat hitam -  senyawa yang membuat rasa cokelat menjadi lebih enak dan lebih lezat - tidak mengurangi manfaat perlindungan ini.

7. Kopi

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa minum kopi secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko mengembangkan gagal jantung dan stroke. Minum kopi secukupnya tampa tambahan krimmer dan gula untuk memetik manfaat sehatnya.

8. Ikan kaya omega-3

Ikan adalah sumber kuat asam lemak dan protein omega-3 yang membantu menjaga kesehatan jantung karena rendah lemak jenuh. Orang yang memiliki penyakit jantung, atau berisiko mengembangkannya, sering direkomendasikan untuk meningkatkan asupan omega-3 dengan makan ikan. Omega 3 dipercaya dapat menurunkan risiko detak jantung yang tidak normal dan memperlambat pertumbuhan plak di arteri.

Menurut American Heart Association (AHA), kita harus makan porsi 3,5-ons ikan berlemak - seperti salmon, mackerel, herring, trout danau, sarden, atau tuna albacore - setidaknya dua kali per minggu.

9. Teh hijau

Tinjauan sistematis tahun 2011 menemukan bahwa minum teh hijau dikaitkan dengan pengurangan kolesterol, yang merupakan penyumbang utama penyakit jantung dan stroke. Tetapi kajian itu tidak dapat menunjukkan berapa banyak teh hijau yang harus diminum seseorang untuk mendapatkan manfaat kesehatan .

Pada tahun 2014, ulasan lain mempelajari efek minum teh hijau pada orang-orang dengan tekanan darah tinggi. Laporan itu menyimpulkan bahwa teh hijau dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Namun, para penulis tidak dapat menentukan apakah pengurangan tekanan darah ini dapat membantu mencegah penyakit jantung.

10. Hati

Dari semua organ, hati adalah yang paling padat nutrisi. Secara khusus, hati mengandung  asam folat, zat besi, kromium, tembaga, dan seng, yang meningkatkan kadar hemoglobin darah dan membantu menjaga jantung kita tetap sehat.

11. Oatmeal

Karena oatmeal kaya serat larut, hal ini bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Sebuah tinjauan bukti pada tahun 2008 menyimpulkan bahwa produk berbasis oat secara signifikan mengurangi LDL dan kolesterol total tanpa efek samping.

12. Anggur merah

Banyak penelitian telah melaporkan potensi manfaat kesehatan dari antioksidan dalam anggur merah. Namun, rasanya tidak mungkin bahwa manfaat dari antioksidan ini lebih besar daripada bahaya alkohol.
Anggur merah mengandung antioksidan yang bermanfaat, tetapi ingatlah bahwa minuman ini hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Baru-baru ini sebuah studi baru menemukan bahwa antioksidan yang sama dapat membentuk dasar stent baru untuk digunakan selama angioplasti - proses di mana vena yang sempit atau terhalang diperluas untuk mengobati aterosklerosis. Para peneliti di belakang studi itu saat ini sedang mengembangkan stent jenis baru yang melepaskan antioksidan seperti anggur merah ke dalam darah untuk meningkatkan penyembuhan, mencegah pembekuan darah, dan mengurangi peradangan selama angioplasti.

Perlu dicatat bahwa meminum alkohol, secara umum, tidak sehat untuk jantung. Disarankan mencari alternatif yang lebih sehat untuk menjaga kesehatan jantung.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check