Ternyata Tak Semua Yogurt Menyehatkan

Ternyata Tak Semua Yogurt Menyehatkan

16 May 2018

Dokterdigital.com - Yogurt merupakan produk turunan susu yang memiliki segala kebaikan, bahkan diklaim melebihi kebaikan susu itu sendiri. Yogurt atau susu asam adalah produk susu yang dibuat dengan memfermentasi susu dengan kultur bakteri. Kultur memfermentasi laktosa, gula alami yang ditemukan dalam susu. Ini menghasilkan asam laktat, yang memberi yogurt rasa yang khas.

Produk fermentasi susu ini kaya protein dan kalsium, dan dapat meningkatkan bakteri baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Manfaat kesehatan yogurt antara lain melindungi terhadap osteoporosis (keropos tulang),  menghilangkan penyakit usus sekaligus melancarkan fungsi saluran cerna.

Namun, tidak semua yogurt bisa menjalankan fungsi ini. Tambahan gula dan pengolahan dapat membuat beberapa produk yogurt malah menjadi tidak sehat.  Produk yogurt yang diolah dengan panas tinggi tidak memiliki probiotik yang hidup, sehingga mengurangi manfaat kesehatan.

Yogurt mengandung kalsium, vitamin B6 dan B12, riboflavin, potasium, dan magnesium. Jumlahnya tergantung pada jenisnya.

Yogurt rendah lemak dapat menjadi sumber protein yang bermanfaat dalam diet penurunan berat badan. Probiotik dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sejumlah pendapat mengatakan probiotik dapat mempengaruhi fungsi otak, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi beberapa klaim ini.

Pada tahun 2014, para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi yogurt dapat membantu melindungi terhadap diabetes tipe 2. Produk susu lain tampaknya tidak berdampak pada kemungkinan mengembangkan kondisi ini.

Para ilmuwan bahkan menemukan bahwa yogurt yang mengandung bakteri probiotik berhasil melindungi anak-anak dan wanita hamil terhadap efek paparan logam berat.
Yogurt juga merupakan pilihan aman bagi orang yang karena suatu hal tak bisa mengunyah menelan makanan. Yogurt mengandung lebih sedikit laktosa daripada susu karena laktosa digunakan dalam proses fermentasi – sehingga aman bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa.

Namun tak selamanya yogurt sehat karena tetapi beberapa produk memiliki jumlah gula tambahan yang tinggi dan bahan-bahan lain yang mungkin tidak bermanfaat. Banyak produsen menambahkan gula, pemanis buatan, dan bahan-bahan lain yang tidak menyehatkan agar rasanya ‘lebih enak’.

Semua yogurt mengandung gula alami, tetapi konsumen disarankan untuk mencari produk dengan kurang dari 15 gram gula per porsi. Semakin rendah gula, maka semakin baik, asalkan tidak mengandung pemanis buatan.

 

2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check