Hilangkan Jerawat dan Bau Badan, Konsumsilah Yogurt

Hilangkan Jerawat dan Bau Badan, Konsumsilah Yogurt

16 May 2018

Dokterdigital.com - Benarkah makan satu porsi yogurt membantu mengurangi peradangan? Menurut sebuah penelitian baru, jawabnya adalah ya. Para peneliti percaya bahwa yogurt dapat melindungi kita dari produk sampingan (limbah) bakteri usus yang berbahaya.

Peradangan adalah topik hangat saat ini. Peradangan memainkan peran dalam berbagai kondisi, termasuk psoriasis (sejenis penyakit kulit autoimun) dan eksim. Peradangan juga disinyalir terlibat dalam beberapa kondisi yang kurang jelas, seperti Alzheimer dan diabetes, bahkan dapat berperan dalam beberapa penyakit mental, seperti depresi dan skizofrenia.

Sebenarnya peradangan bukanlah hal yang buruk. Ini merupakan cara tubuh melindungi dirinya sendiri. Peradangan adalah garis pertahanan pertama dalam sistem kekebalan tubuh bawaan.

Namun, jika peradangan berlanjut, maka akan muncul masalah, karena tubuh dapat ‘menyerang’ dirinya sendiri.

Meskipun ada berbagai obat antiradang, namun konsumsi obat semacam ini dalam jangka panjang tidak ideal. Jadi, orang berupaya mencari solusi alami, salah satunya melalui yogurt.

Bagaimana dengan konsumsi yogurt saat puasa? Pertanyaan yang kerap muncul saat puasa adalah boleh tidak konsumsi yogurt saat buka atau sahur? Takutnya malah bikin lambung perih. Alih-alih sehat, puasa malah bisa batal karena gangguan lambung.

Menurut ahli nutrisi dan antiaging dr. Lisa Silvani M. Biomed, boleh makan yogurt di bulan puasa, bahkan untuk yang memiliki keluhan lambung ringan. “Selain memberikan energi yang cukup untuk tubuh, konsumsi yogurt saat puasa juga membantu sehatkan saluran cerna berkat kandungam bakteri baik di dalamnya (probiotik),” kata Lisa dalam temu media membahas mengenai manfaat yogurt yang diselenggarakan Yoforia di Jakarta, baru-baru ini.

Namun demikian Lisa mengingatkan, bagi penderita lambung akut, sebaiknya konsultasi ke dokter atau ahli nutrisi sebelum konsumsi yogurt. “Yogurt sebaiknya dikonsumsi setelah perut terisi,” ujar Lisa yang juga ‘meresepkan’ yogurt untuk mengendalikan jerawat dan bau badan.

Yogurt yang mengandung probiotik dipercaya dapat mengatasi bau badan. “Bakteri jahat (patogen) bisa memfermentasi daging yang kita konsumsi dengan hasil akhir bau yang mirip perkejuan. Dengan hadirnya bakteri baik (probiotik) di usus maka akan menekan jumlah bakteri jahat di usus penghasil bau busuk. Jadi bau badan juga bisa diminimalkan,” ujar Lisa.

“Salah satu pemicu bau badan dari usus (saluran cerna). Asupan makanan harian akan turut menentukan probiotik yang hidup di usus,” imbuh Lisa.

Akan halnya jerawat, kondisi ini terkait dengan peradangan. “Di bagian dinding usus ada yang namanya junction, yang berukuran sangat kecil. Kalau junction ini terbuka, maka segala yang ada di usus, termasuk bakteri atau hasil pencernaan, akan ‘bocor’dan muncul di aliran darah yang memicu peradangan ringan. Salah satunya jerawat,” beber lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang Jawa Tengah.

Untuk meminimalkan jerawat, Lisa menyarankan konsumsi yogurt yang mengandung probiotik, juga kurangi makanan pedas. “Imbangi dengan konsumsi prebiotik (sebagai makanan probiotik). Salah satu prebiotik yang bagus adalah pisang,” tandasnya.

 

2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check