Cara Meminimalkan Terkena Diabetes pada Anak

Cara Meminimalkan Terkena Diabetes pada Anak

16 Apr 2018

Dokterdigital.com - Indonesia darurat diabetes melitus. Hal itu rasanya tak berlebihan, mengingat kasus diabetes tipe 2 menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Data Kementerian Kesehatan yang diperoleh dari Sample Registration Survey 2014 menunjukkan diabetes menjadi penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7%, setelah stroke (21,1%), dan penyakit jantung koroner (12,9%).

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD mengatakan, seorang anak yang memiliki warisan genetik diabetes dari orangtuanya bisa mengidap diabetes di usia 30 tahun jika tidak menjalankan gaya hidup yang sehat.

"Harus lebih waspada jika secara genetik memang mewarisi diabetes," kata Em Yunir dalam temu media tentang Diabetes dan Keluarga yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan Nutrifood di Jakarta, baru-baru ini

Untuk anak yang mewarisi gen diabetes, ada sejumlah yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko dia terkena penyakit ini dan masalah kesehatan yang terkait, antara lain:

1. Pastikan anak-anak makan makanan sehat.

Ajari mereka untuk konsumsi makanan rendah lemak, kaya nutrisi, misalnya sereal gandum utuh dan roti, buah-buahan, sayuran, produk susu, dan protein tanpa lemak, yang berguna untuk mencegah penambahan berat badan yang berlebihan. Kegemukan merupakan faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2.

2. Batasi makanan dan minuman manis.

Mengonsumsi banyak makanan dan minuman yang mengandung gula - seperti soda, jus, dan es teh - dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan.

3. Perbanyak aktivitas fisik.

Tetap aktif dan batasi waktu yang dihabiskan dalam kegiatan yang tidak banyak bergerak - seperti menonton TV, bermain gawai, menonton video atau permainan komputer. Dorong anak-anak untuk bergerak guna mencegah pertambahan berat badan. Cobalah lakukan kegiatan bersama yang melibatkan orangtua dan anak sehingga olahraga berlangsung menyenangkan.

“Penting juga untuk mendorong anak mengurangi jajan, terutama yang mengandung kalori tinggi namun miskin nutrisi. Bekali dia dengan makanan sehat, sebisa mungkin mengurangi junkfood. Upayakan menghambat diabetes agar jangan cepat muncul,” pesan Em Yunir.

Jika anak sudah dalam posisi obesitas dan berisiko diabetes tipe 2,  sebaiknya kunjungi dokter untuk menemukan solusi terbaik.

 

2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check