Begini Kiat Orangtua Mendidik Generasi Alfa

Begini Kiat Orangtua Mendidik Generasi Alfa

05 Mar 2018

Dokterdigital.com - Setiap anak memiliki kemauan dan impian sendiri. Mereka bukanlah miniatur orang dewasa, apalagi dibentuk untuk meneruskan keinginan orangtua yang mungkin dulu tak tergapai.

Tak jarang, orangtua mewajibkan anak les ini itu tanpa terlebih dulu bertanya atau berdiskusi dengan anak, padahal belum tentu anak suka. Kalau pun mereka menjalani, lebih karena terpaksa atau takut.

Menurut psikolog anak, remaja dan keluarga Roslina Verauli, orangtua harus paham bahwa setiap anak memiliki impian tersendiri. Peran orangtua adalah membantu anak membangun impian yang sesuai dengan potensi bakatnya masing-masing. Selanjutnya, orangtua disarankan memfasilitasi agar anak dapat mengembangkan potensi diri secara optimal.

Roslina menyoroti anak-anak Generasi Alfa, yaitu anak yang lahir setelah tahun 2010, yang besar di era digital, harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan menyerap informasi dengan sangat cepat. Mereka dianjurkan untuk memiliki keterampilan dan keahlian yang spesifik, dengan mengikuti berbagai kegiatan positif seperti ajang kompetisi sejak kecil.

"Dengan begitu anak-anak akan memperoleh perubahan positif dari lingkungannya untuk membangun kepercayaan diri mereka atas kemampuannya dan menjadi bintang di masa depan,” ujar Roslina di sea-sela acara Cussons Bintang Kecil Season 6 di Jakarta, baru-baru ini.

Generasi Alfa di era digital, menurut Joe Nellis, professor of global economy, Grenfield University, UK 2017 bahwa generasi ini mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat, mereka terbuka pada proses learning dan re-learning, dan memiliki keterampilan yang spesifik.

"Bantu anak menemukan keterampilan positif karena ke depan hanya kemampuan khusus yang bisa menjadi bintang," kata psikolog yang biasa disapa Vera. Dia memaparkan, beberapa hal yang harus dilakukan orangtua dalam mendukung anaknya di era digital ini yakni, orangtua perlu mengedukasi diri, memahami tahap usia, potensi bakat dan kepribadian anak. Fasilitasi potensi anak (kemapuan pada anak), ubah lingkungan kehidupan anak menjadi kondusif.

"Perubahan positif dalam setiap lingkungan kehidupan anak turut menentukan perkembangan anak menjadi optimal. Generasi alfa dianjurkan untuk memiliki keterampilan dan keahlian yang spesifik, dengan mengikuti berbagai kegiatan positif seperti ajang kompetisi sejak kecil," ujarnya.

Satu hal yang ditekankan Vera adalah, dalam membimbing anak, orangtua hanya memfasilitasi, mengarahkan, tidak memaksa.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check