Mengapa Kanker Menyebar ke Tulang, Ini Alasannya

Mengapa Kanker Menyebar ke Tulang, Ini Alasannya

23 Nov 2020

Dokterdigital.com - “Kankernya telah menyebar ke tulang…” Pernah mendengar kalimat itu? Penyebaran sel kanker ke tulang lazim disebut metastasis tulang atau istilahnya ‘bone mets’.  Setiap tahun, sekitar 100.000 orang Amerika yang menderita kanker mengetahui bahwa kanker telah menyebar ke tulang mereka.

Kanker yang menyebar ke tulang berbeda dengan kanker yang dimulai di tulang. Kanker yang mengarah ke metastasis tulang mungkin sudah dimulai di payudara, prostat, paru-paru, atau bagian tubuh lainnya.

Penderita kanker mungkin bertanya-tanya bagaimana ini bisa terjadi, terutama jika ia selama ini menerima perawatan agresif dini untuk kanker dan ternyata sel kanker "pemberontak". Apakah sel kanker yang menyebar ke tulang mengindikasikan usia harapan hidup memendek?

Kanker yang telah bermetastasis ke tulang tidak dapat disembuhkan tapi bisa diobati. Berbagai macam perawatan dapat mengurangi rasa sakit dan memperlambat perkembangannya.

"Metastasis tulang bisa menjadi konsep yang sulit untuk dipahami," kata Julie Fasano, MD, seorang ahli onkologi medis dari Pusat Peringatan Commack Memorial Sloan-Kettering di Long Island, NY seperti dikutip laman Webmd.

Meskipun biasanya muncul dalam dua sampai tiga tahun diagnosis, metastasis tulang ini dapat muncul bertahun-tahun kemudian. Terkadang, hal itu tidak menimbulkan gejala apapun.

Bagaimana hal itu bisa terjadi? Metastasis bisa terjadi saat sel kanker lepas dari tumor primer, dimana kanker dimulai. Sel kemudian bisa masuk ke aliran darah atau sistem getah bening dan melakukan perjalanan ke sumsum tulang. "Matriks sumsum tulang mengeluarkan sitokin," kata Fasano. Nah, protein ini bisa menarik sel kanker.

Sel kanker bisa tetap tersembunyi dan tidak aktif dalam tulang untuk waktu yang lama. Konsekuensinya, sel kanker bisa menghindari pengobatan. Namun, di beberapa titik, sel-sel bisa mulai berkembang biak dan menumbuhkan pembuluh darah baru untuk mendapatkan oksigen dan makanan. Hal ini memungkinkan tumor tumbuh atau terbentuk.

Para ilmuwan baru mulai memahami apa yang terjadi di tulang untuk mendorong proses ini, kata Fasano. Begitu metastasis dimulai, mungkin ada semacam ‘lingkaran setan’. Pelepasan sitokin dapat menarik lebih banyak sel kanker ke sumsum tulang, dan ini dapat membantu sel kanker bertahan hidup.

Tanda dan Gejala Metastasis Tulang

Metastasis tulang dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat. "Rasa sakit akan lebih terasa pada tulang yang menahan beban daripada di tulang lainnya," kata Fasano. Misalnya, metastasis pada tulang pinggul mungkin lebih menyakitkan daripada tulang rusuk.

Metastasis tulang bisa menimbulkan sejumlah gejala sebagai berikut:

1. Sakit pada tulang

Ini sering merupakan gejala pertama dari bone mets. Awalnya mungkin rasa sakit datang dan pergi. Rasa sakit akan memburuk di malam hari dan sedikit mereda dengan gerakan. Namun, seiring berjalannya waktu, rasa sakit tidak hilang.

2. Patah tulang

Hal ini terjadi karena metastasis tulang melemahkan tulang dan membuat penderita berisiko patah tulang. Patah tulang paling sering terjadi pada kaki, lengan, atau tulang di tulang belakang.

3. Mati rasa

Mati rasa, kelumpuhan, atau masalah buang air kecil bisa merupakan gejala metastasis tulang. Tekanan pada sumsum tulang belakang dari metastasis tulang di tulang belakang dapat menyebabkan hal ini.

Kehilangan nafsu makan, mual, haus yang ekstrem, bingung, atau capek. Gejala ini mungkin disebabkan oleh tingginya kadar kalsium dalam darah. Seiring metastasis berkembang di tulang, ada pelepasan kalsium ke dalam aliran darah.

Jika penderita kanker memiliki gejala seperti itu, dokter mungkin ingin melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, tes darah, dan pemindaian tulang. Bergantung pada hasil tes laboratorium dan di mana dan seberapa parah nyeri tulangnya, Fasano mengatakan bahwa dia sering meminta sinar-X atau PET atau CT scan.

Untuk memastikan diagnosis, dokter mungkin akan melakukan biopsi jaringan untuk melihat di bawah mikroskop.

Pengobatan untuk metastasis tulang dapat memperpanjang hidup dan meringankan gejala. Sebagian besar bergantung pada jenis kanker, usia dan berapa banyak waktu yang telah berlalu sejak pertama kali pasien didiagnosis. "Tapi banyak orang bisa melakukannya dengan sangat baik untuk jangka waktu yang lama," tandas Fasano. (DD)

2021 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check