Paparan Fluoride Saat Hamil Bikin Anak Kurang Cerdas

Paparan Fluoride Saat Hamil Bikin Anak Kurang Cerdas

25 Sep 2017

Dokterdigital.com - Minum air putih dan menggosok gigi adalah aktivitas sehari-hari yang cenderung kita lakukan tanpa berpikir. Tapi bagi ibu hamil, tindakan yang tampaknya tidak berbahaya ini bisa menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan bagi keturunannya.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar kadar fluoride tinggi dalam rahim mungkin akan memiliki tingkat kecerdasan lebih rendah dibandingkan mereka yang terpapar fluoride dalam jumlah sedikit.

Peneliti utama Dr. Howard Hu, dari Dalla Lana School of Public Health di University of Toronto di Kanada, dan koleganya melaporkan temuan mereka di jurnal Environmental Health Perspectives, belum lama ini.

Fluoride adalah senyawa kimia yang sering ditambahkan ke air keran dan produk gigi, termasuk pasta gigi dan obat kumur, karena membantu mencegah gigi berlubang.

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), minum air yang mengandung fluoride dapat mengurangi kerusakan gigi pada anak-anak dan orang dewasa sekitar 25 persen.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa fluoride mungkin memiliki sisi negatif. Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2014, misalnya, mengaitkan paparan fluoride dengan defisit kognitif pada tikus betina.

Dr. Hu dan rekan melakukan penelitian semacam itu, setelah menemukan bahwa paparan fluoride saat hamil dalam jumlah lebih tinggi dapat menghambat kecerdasan anak.

Paparan Fluoride dan IQ Anak

Penelitian ini melibatkan 299 wanita dan anak-anaknya, semuanya berpartisipasi dalam projek Early Life Exposures di Mexico to Environmental Toxicants.

Sampel urin diperoleh dari setiap ibu selama kehamilan, dan juga dari anak-anak mereka saat mereka berusia 6 sampai 12 tahun, untuk menentukan kadar paparan fluoride.

"Ini penting," jelas Dr. Hu. “Karena penelitian sebelumnya memperkirakan eksposur berdasarkan pengukuran lingkungan tingkat air minum mengandung fluoride, yang merupakan ukuran paparan yang tidak langsung dan jauh lebih tepat."

Kecerdasan setiap anak dinilai pada usia 4 tahun dengan menggunakan General Cognitive Index (GCI) dari the McCarthy Scales of Children's Abilities, sedangkan usia 6-12 tahun menggunakan Wechsler Abbreviated Scale of Intelligence (WASI).

Tim kemudian melihat bagaimana kadar fluoride dalam urin bisa mempengaruhi kecerdasan anak.

Hasilnya menunjukkan bahwa wanita yang memiliki kadar fluoride lebih tinggi dalam urin mereka selama kehamilan lebih cenderung memiliki anak dengan kecerdasan lebih rendah.

Secara khusus, para periset menemukan bahwa untuk setiap kenaikan 0,5 miligram per liter pada tingkat fluoride ibu hamil, skor GCI dan WASI anak berkurang masing-masing 3,15 dan 2,5 poin.

Menariknya, hasilnya menunjukkan bahwa kadar fluoride pada urin anak-anak antara usia 6 dan 12 tahun ternyata tidak mempengaruhi kecerdasan mereka.

Secara keseluruhan, para periset mengatakan bahwa temuan mereka menunjukkan bahwa paparan fluoride prenatal dapat mempengaruhi perkembangan saraf dengan cara yang mengurangi kecerdasan anak.

"Studi kami menunjukkan bahwa sistem saraf janin yang sedang tumbuh dapat terpengaruh oleh tingkat pemaparan fluoride yang lebih tinggi. Ini juga menunjukkan bahwa sistem saraf prenatal mungkin lebih sensitif terhadap fluoride dibandingkan dengan anak usia sekolah,” beber Dr. Howard.

Para periset mencatat bahwa temuan mereka perlu dikonfirmasi pada populasi lain sebelum ada kesimpulan yang tegas mengenai kaitan antara paparan fluoride selama kehamialn dengan kecerdasan anak.

Sebagai penulis studi menyimpulkan,”Temuan kami, dikombinasikan dengan bukti dari penelitian hewan dan manusia yang ada, memperkuat perlunya penelitian tambahan mengenai potensi efek samping fluoride, terutama pada wanita hamil dan anak-anak, dan untuk memastikan bahwa manfaat suplemen fluoride pada tingkat populasi lebih besar daripada risiko potensial lainnya.”

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check