Tip Tetap Bugar Saat Mudik

Tip Tetap Bugar Saat Mudik

19 Jun 2017

Dokterdigital.com - Selain menjaga asupan nutrisi, olahraga yang tepat juga dapat membantu membuat tubuh lebih fit selama puasa. Sayangnya, saat berpuasa orang cenderung malas berolahraga. Kondisi badan yang lemah karena tidak makan dan minum selama berpuasa adalah salah satu alasan yang kerap dipakai untuk absen berolahraga.

Padahal olahraga berfungsi untuk membantu sirkulasi oksigen dalam tubuh dan melancarkan metabolisme sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga selama berpuasa. "Karena itu, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, kita sebaiknya tetap berolahraga karena dapat membantu membuat tubuh menjadi tetap fit," ujar Rachmad Wishnu Hidayat, dokter spesialis kedokteran olahraga di sela-sela acara buka puasa yang diselenggarakan susu Greenfields di Jakarta, baru-baru ini.

Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga di bulan puasa adalah pada sore hari yang dapat menjadi kegiatan 'ngabuburit' yang bermanfaat. Berolahraga ringan seperti stretching, senam aerobik atau kalistenik ringan, jalan santai atau jogging ringan dapat dilakukan selama 30-60 menit menjelang berbuka puasa dengan intensitas olahraga tidak berat, menghindari terjadinya dehidrasi.

"Olahraga bisa menghilangkan rasa lemas dan ngantuk. Kalau siang biasanya lemas dan mengantuk, dengan bergerak, melakukan peregangan, atau stretching, lemas dan ngantuk bisa hilang," kata Wishnu.

Meski demikian, ada syarat yang harus diikuti ketika berolahraga saat menjalankan puasa. Yang pertama, adalah pilih olahraga yang tidak membuat lelah, atau banyak menguras energi. "Yang terpenting kenali kondisi diri, kapan harus berhenti saat puasa supaya tidak batal. Kalau sedang olahraga merasa pusing, hentikan, jangan dilanjutkan," kata Wishnu

Wishnu menambahkan, selama menjalankan ibadah puasa, tubuh membutuhkan nutrisi yang baik dan lengkap agar tetap fit. Mengonsumsi segelas susu saat sahur dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama berkat kandungan protein.

Selain menyumbang asupan cairan tubuh, susu juga mengandung kalsium dan sejumlah vitamin yang diperlukan tubuh, serta membantu memperkuat daya tahan tubuh selama berpuasa. Saat berbuka puasa, susu dapat membantu mengembalikan energi tubuh dan jika diminum di malam hari akan membantu tidur lebih cepat berkat kandungan asam amino tryptophan, suatu prekursor yang berguna untuk neurotransmitter serotonin yang bersifat menenangkan sehingga membantu proses tidur lebih cepat.

Tip Bugar saat Mudik

Usai berpuasa sebulan penuh, tradisi yang kerap dilakukan masyarakat adalah melakukan perjalanan mudik atau pulang kampung. Agar mudik berjalan lancar, dibutuhkan persiapan fisik yang matang, khususnya yang membawa kendaraan pribadi.

Di kesempatan terpisah Michael Triangto, dokter spesialis olahraga mengatakan, syarat utama untuk mudik dengan kendaraan pribadi (menyetir), adalah tubuh dalam kondisi bugar. "Ttubuh sehat harus cukup istriahat, kalau dirasa kurang fit sebaiknya memilih naik kendaraan umum," kata Michael.

Usahakan membawa bekal makanan yang cukup saat mudik. Tak lain karena kondisi jalan saat mudik sulit diprediksi, sehingga ada kemungkinan sulit manceri makanan saat macet.

Setelah dua jam perjalanan, usahakan istirahat dan melakukan peregangan agar kembali segar.

Namun, jika kondisi memang tidak memungkinkan, hal ini bisa disiasati dengan melakukan  peregangan, mulai dari menggerakkan kaki, tangan hingga leher di dalam kendaraan. Jika kemungkinkan, disarankan turun dari mobil dan usahakan melakukan peregangan setiap dua jam.

2017 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check