Cara Mencegah Kanker Payudara Melalui Makanan

Cara Mencegah Kanker Payudara Melalui Makanan

17 Jan 2020

Dokterdigital.com - Angka kejadian kanker payudara terus meningkat dan diyakini bahwa faktor nutrisi dan gaya hidup, seperti konsumsi alkohol yang berlebihan, diet tinggi lemak, makanan rendah serat, dan obesitas berperan dalam risiko kanker payudara.

Nutrigenomik adalah bidang ilmiah baru yang menggabungkan genetika dan nutrisi untuk mengidentifikasi bagaimana makanan yang kita makan, atau molekul makanan bioaktif mempengaruhi gen kita. Mengonsumsi makanan yang memiliki efek nutrigenomik akan menyebabkan gen tertentu dinyalakan atau dimatikan.

Nutrigenomik adalah studi tentang bagaimana berbagai makanan berinteraksi dengan gen tertentu untuk meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker, obesitas, dan diabetes 2. Saat ini ilmuwan berusaha untuk mengetahui tingkat molekuler bagaimana bahan kimia umum dalam makanan kita. Mempengaruhi kesehatan kita dengan mengubah ekspresi gen dan struktur genom manusia.

Prinsip di balik nutrigenomik adalah bahwa dampak diet terhadap kesehatan bergantung pada susunan genetik seseorang.

Mariëtte Abrahams, juru bicara untuk Freelance Dietitians dan ahli gizi terdaftar, menjelaskan bahwa dengan kecenderungan dan tuntutan pencegahan dan perawatan diri yang kuat, kita berada di ambang era baru. “Di masa depan, kita mungkin bisa memberikan saran makanan yang lebih personal kepada individu-individu yang telah mewarisi varian gen yang meningkatkan risiko mereka mengembangkan kanker payudara,” kata Abrahams seperti dikutip Medical News Today.

Penelitian sebelumnya telah mengindikasikan bahwa wanita yang membawa varian genetik spesifik dari gen kanker payudara mungkin lebih responsif terhadap efek pengurangan kanker katekin dalam teh hijau dan genistein pada kedelai, namun masih banyak penelitian yang harus dilakukan untuk membuktikan hal ini. Diagnosis awal kanker payudara, jika memang terjadi, sangat penting bagi efektivitas pengobatan kanker.

Wanita dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara dengan mengikuti pola makan sehat dan menerapkan gaya hidup sehat, yang juga harus mencakup aktivitas fisik dan setidaknya 7 sampai 8 jam tidur berkualitas tidur setiap malam.

Ahli gizi memainkan peran kunci dalam membantu individu menjalani gaya hidup sehat dan diet seimbang. Ahli diet dapat merekomendasikan pilihan makanan sebelum, selama diagnosis atau setelahnya.

Bagaimana mengurangi risiko terkena kanker payudara dari sisi makanan? Berikut sejumlah hal yang dapat dilakukan:

1. Kontrol berat badan

Pastikan berolahraga secara teratur, dan pilih makanan sehat, seperti buah dan sayuran, gandum utuh, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak. Bagi wanita, indeks massa tubuh (BMI) berkisar antara 18,5 sampai 25.

Meskipun BMI adalah alat yang sangat membantu untuk menilai status tubuh, ini bukan satu-satunya indikator. BMI dapat dihitung dengan menggunakan berat badan dalam kilogram (kg) dan tinggi meter (m), dengan rumus BMI = berat / tinggi badan.

2. Konsumsi lebih banyak makanan vegetarian

Makan lebih banyak buah dan sayuran, serat (lignin) di dalamnya dan juga isoflavon dari kacang polong, kedelai, dan kacang, dikaitkan dengan penurunan risiko pengembangan kanker payudara.

Usahakan makan minimal 5 porsi setiap hari.

3. Turunkan asupan lemak jenuh

Hindari mengonsumsi lemak jenuh (dari produk hewani), dan lebih baik menggantinya dengan lemak bagus dan lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated), yang ditemukan pada alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan salmon.

4. Kurangi asupan garam dan gula

Kurangi asupan garam dengan sebisa mungkin meminimalkan makanan yang diasinkan, diproses atau diolah, dan juga tidak menambahkan garam tambahan ke dalam makanan.

Hindari mengonsumsi kue, kue kering, dan biskuit karena mengandung gula halus.

5. Perhatikan konsumsi alkohol

Wanita yang mengonsumsi terlalu banyak alkohol secara teratur memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. Untuk menurunkan risiko ini, patuhi asupan harian yang direkomendasikan 2-3 unit per hari, atau 14 unit alkohol per minggu. Satu unit sama dengan ½ gelas anggur standar (175ml).

5. Faktor lainnya juga bisa mengurangi risiko kanker payudara, seperti menyusui, mengonsumsi cukup vitamin D, dan tidak merokok.

6. Penting agar wanita tidak melewatkan pemeriksaan kanker payudara sebagai sarana deteksi dini.

Beberapa wanita mungkin mempertimbangkan mastektomi bilateral profilaksis (preventif) jika mereka membawa mutasi BRCA1 dan BRCA2 (genetik). Pasien disarankan untuk mendiskusikan pilihan mereka secara ekstensif dengan dokter dan atau konselor genetik.

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check