Operasi Mempercantik Hidung dan Kelopak Mata Tengah Digemari

Operasi Mempercantik Hidung dan Kelopak Mata Tengah Digemari

07 Apr 2017

Dokterdigital.com - Manusia kadang tidak puas dengan dirinya. Karena alasan inilah operasi plastik untuk tujuan estetika masih diminati. Jika tahun lalu bentuk bibir sexy macam Kylie Jenner begitu disukai, namun kini trennya agak bergeser ke arah memperindah hidung dan kelopak mata.

Menurut ahli bedah plastik rekonstruksi dan estetik Laksmi Achyati dari Rumah Sakit Bedak Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat, tindakan bedah plastik yang disukai masyarakat saat ini adalah rhinoplasty (operasi hidung), lalu blepharoplasty (operasi kelopak mata). Selain kedua hal itu, ternyata operasi pembesaran payudara dan sedot lemak juga masih menjadi minat sebagian masyarakat.

"Tren sekarang banyak pasien yang datang ke dokter untuk berkonsultasi sambil membawa gambar yang diinginkan. Ada yang ingin payudaranya besar seperti Kim Kardashian, atau bentuk tubuhnya seperti Jennifer Lopez," kata Laksmi dalam temu media yang digelar di RS Bina Estetika Jakarta, Kamis (6/4).

Laksmi mengakui, masyarakat kini lebih cerdas dan melek teknologi, termasuk update dengan perkembangan terkini. "Terkadang pasien datang dengan pengetahuan dari video di YouTube dan menginginkan proses operasi yang cepat dan nggak bengkak," ujar Laksmi.

Menghadapi pasien seperti ini, Laksmi menuturkan, bedah plastik bukanlah ketok magic yang bisa instan. "Kepentok meja saja bisa bengkak. Kami jelaskan segala macam risiko agar ekspektasi pasien tidak terlalu membumbung ke langit. Biasanya saya akan ceritakan pahitnya dulu agar pasien tak berharap terlalu tinggi," imbuhnya.

Selain wanita, kaum pria di Indonesia beberapa yang gemar melakukan bedah plastik. Para pria umumnya ingin mengoreksi bagian hidung, telinga, mata, dan sedot lemak untuk memperbaiki penampilan.

Namun demikian jumlah pria yang melakukan bedah plastik jumlahnya tetap di bawah perempuan. Terkait rentang usia, mereka yang melakukan bedah plastik berada di usia produktif. "Di atas 25 tahun, namun ada juga beberapa yang berusia di atas 65," ujar Laksmi.

Terkait bentuk hidung yang diidamkan perempuan Indonesia, Laksmi menuturkan bagian batang hidung proporsional dan cuping yang tidak terlalu lebar. Bentuk kecil pada tungkai hidung serta membesar dan meruncing pada bagian bawah juga disukai. "Beberapa pasien juga banyak memilih bentuk hidung dengan garis lurus," ujarnya.

Kemudian untuk operasi pembesaran payudara, banyak dari mereka yang menyukai bentuk dengan volume tinggi pada jaringan lemak. Wanita juga lebih menyukai payudara dengan ukuran implan standar, bukan berukuran ekstra besar.

Operasi Kelopak Mata

Blepharoplasty merupakan operasi pada kelopak mata bagian atas maupun bawah yang ditujukan untuk alasan kosmetik. Meski demikian pada beberapa kasus, blepharoplasty juga dilakukan pada orang lanjut usia dengan kelopak mata bagian atas yang kendur. “Pada kasus seperti ini, blepharoplasty ditujukan untuk memperbaiki penglihatan pasien,” ujar Sidik Setiamihardja, dokter spesialis bedah plastik, RSKB Bina Estetika, Menteng.

Seperti halnya penuaan pada kulit yang ditandai dengan keriput. "Pada kelopak mata, berkurangnya elastisitas ditambah dengan gerakan kelopak mata yang terus-menerus untuk berkedip mengakibatkan kelopak mata menjadi kendur, ditandai dengan munculnya lipatan ekstra atau tonjolan pada kelopak mata," kata Sidik di kesempatan sama.

Adanya lipatan berlebih pada kelopak mata bagian atas dapat mengakibatkan terganggunya penglihatan seseorang. Selain itu mata menjadi terlihat sayu sehingga mengganggu penampilan dan terlihat lebih tua. Di sisi lain lemak yang berfungsi sebagai bantalan bola mata juga dapat menyebabkan benjolan pada kelopak mata bagian atas dan bawah seiring bertambahnya usia.

Untuk mengatasi hal itu, blepharoplasty dapat menjadi solusi. Di Amerika Serikat, kata Sidik, prosedur ini sering dilakukan pada wanita usia 35 tahun ke atas. "Prosedur ini umumnya membutuhkan waktu selama 2 jam, dan hanya membutuhkan anastesi lokal. Setelah operasi dilakukan, pasien dibawa ke ruang pemulihan, dan diawasi untuk melihat ada tidaknya komplikasi," tuturnya.

Sidik lebih lanjut menambahkan pada tindakan blepharoplasty, pada kelopak mata bagian atas, dokter bedah plastik akan membuat sayatan sepanjang garis lipatan kelopak mata. Dokter kemudian memisahkan kulit dengan jaringan di bawahnya, dan membuang sebagian lemak, kulit serta otot jika memang diperlukan. "Penutupan bekas sayatan dilakukan menggunakan jahitan kecil dan umumnya sembuh dalam waktu 3 sampai 6 hari," imbuhnya.

Blepharoplasty setidaknya bisa bertahan 5 sampai 7 tahun. Namun ada beberapa risiko yang mungkin terjadi setelah blepharoplasty dilakukan meliputi infeksi, mata kering, adanya bekas luka sayatan. Karena alasan inilah setelah operasi dilakukan pasien diminta menghindari beberapa aktivitas seperti, berenang, jogging, aerobik, dan merokok.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check