Gampang Berkeringat, Mungkin Itu Tanda dari 4 Kondisi Ini

Gampang Berkeringat, Mungkin Itu Tanda dari 4 Kondisi Ini

06 Dec 2018

Dokterdigital.com - Semua orang berkeringat, namun banyak yang tidak menyukainya. Banyak hal memicu keluarnya keringat, biasanya karena panas atau kecemasan, bahkan stres. Meskipun berkeringat adalah bagian khas dan biasa dalam kehidupan sehari-hari, kadang-kadang keringat dapat menjadi tanda ada suatu hal serius dengan tubuh kita.

Keringat berlebih, dikenal sebagai hiperhidrosis, mungkin hadir dengan sendirinya karena kelenjar keringat yang terlalu aktif. Tapi mungkin juga ini menjadi tanda kondisi yang mendasarinya, misalnya penyakit jantung, atau gangguan kecemasan.

Menurut National Institutes of Health, berikut ini adalah empat kondisi yang dapat menyebabkan produksi keringat berlebih:

1. Diabetes melitus

Orang dengan neuropati otonom diabetes lebih mungkin untuk mengalami berkeringat gustatory, menurut laman HealthLine, tetapi hal ini tidak unik untuk orang-orang dengan diabetes. Jenis keringat ini berbeda dari hiperhidrosis dan terbatas pada wajah, kulit kepala, dan leher.

2. Serangan jantung

Berkeringat disertai sedikit atau tidak ada tenaga sementara mengalami ketidaknyamanan di dada, lengan, leher atau rahang bisa menjadi salah satu tanda-tanda pertama dari datangnya serangan jantung. Sebuah studi 2005 yang dilakukan University of Illinois di Chicago menemukan berkeringat itu sendiri mungkin variabel kunci yang menunjukkan berbagai serangan jantung.

3. Menopause

Sekitar 75 persen wanita di sekitar menopause mengalami serangan hot flashes (semburan hawa panas), yang dapat berkisar dari derajat ringan hingga berat.

4. Gangguan kecemasan

Berkeringat adalah gejala dari kecemasan sosial dan gangguan panik – keduanya merupakan penyakit kecemasan yang paling umum. Menurut National Institute of Mental Health, gangguan ini biasanya ditangani dengan psikoterapi, obat atau keduanya.

 

2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check