Inilah Dampak Buruk Pakaian Dalam yang Ketat Memeluk Tubuh

Inilah Dampak Buruk Pakaian Dalam yang Ketat Memeluk Tubuh

06 Sep 2016

Dokterdigital.com - Demi menggapai tubuh ramping (khususnya bagian pinggang dan perut), perempuan rela melakukan apa saja, termasuk mengenakan korset ketat yang membentuk tubuh.

Sayangnya, kebiasaan memakai korset ini berpotensi mengganggu kesehatan.

Profesor klinis dari Departemen Obstetri dan Ginekologi NYU Langine Medical Centre Raquel B Dardik, MD, mengungkapkan bahwa pakaian dalam, khususnya celana dalam yang terlalu ketat bisa menyebabkan gesekan kulit dan iritasi di bagian vagina. Hal ini berlaku khususnya wanita yang sudah menopause.

"Pada wanita yang sudah menopause, dinding vagina mereka cenderung tipis. Nah, penggunaan pakaian yang terlalu ketak malah bisa menggesek kulit di vagina tau sekitarnya hingga menyebabkan iritasi serta luka dan lecet," ujar Dardik seperi dikutip laman Huffington Post.

Dardik menyarankan para wanita untuk menggunakan pakaian dalam yang pas dan nyaman. Pakar kesehatan perempuan, Donnica Moore, MD mengungkapkan, bahwa menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat seperti korset untuk pinggang, perut, dan punggung, bisa menyebabkan komplikasi. Seperti terganggunya saraf dan terhambatnya sirkulasi darah. Kondisi ini pun menyebabkan mati rasa atau kesemutan.

"Selain itu, pakaian dalam yang membentuk tubuh amat sulit dilepaskan. Sehingga, Anda bisa saja kesulitan saat akan ke kamar mandi dan yang terjadi, malahan akan tetao memakai shapewear dengan durasi lebih dari yang seharusnya," ujarnya.

Hal ini juga berlaku pada bra. Pemakaian bra yang terlalu ketat bisa menghalangi sirkulasi darah, menimbulkan masalah pigmentasi dan iritasi kulit.

Penggunaan bra secara terus menerus diklaim juga bisa menyebabkan penyumbatan limfatik, termasuk edema atau akumulasi cairan di payudara.***

 

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check