Penangkap Nyamuk Ini Diklaim Efektif dan Ramah Lingkungan

Penangkap Nyamuk Ini Diklaim Efektif dan Ramah Lingkungan

02 Sep 2016

Dokterdigital.com - Nyamuk merupakan salah satu serangga penyebar penyakit terparah di dunia. Melalui darah, nyamuk menyebarkan beragam virus berbahaya. Disinyalir sebanyak 725.000 orang meninggal karena nyamuk.

Sepanjang  2016 ini, kasus demam berdarah telah mencapai angka 21.768 dengan kasus kematian mencapai 210 korban. Angka ini bahkan tidak termasuk ancaman penyakit dari serangga seperti Kaki Gajah, Ensefalitis (radang otak), virus West Nile, Malaria, dan yang masih hangat diperbincangkan, yaitu virus Zika. Menurut European Centre for Disease Prevention and Control pada Agustus 2016, Indonesia termasuk di dalam daftar 50 negara dengan transmisi virus Zika lokal aktif.

Cara terbaik untuk menangani agar tak terkena gigitan nyamuk penyebar penyakit salah satunya adalah membatasi pergerakan nyamuk ini. Terkait upaya membatasi pergerakan nyamuk ini, sebuah perusahaan spesialis di bidang UV LED dan blue LED Chip, SEOUL Viosys, meluncurkan produk terbarunya yaitu Mosclean Masquito Trap. Alat ini diperkenalkan sebagai perangkap nyamuk berteknologi violeds dimana dapat menangkap nyamuk empat kali lebih banyak dengan jangkauan yang lebih luas.

Viosys sendiri bekerja sama dengan Hori Ultra Violet LED sebagai distributor lampu, karena Hori juga termasuk dalam 5 besar pasar penjualan lampu sehingga dipilihlah untuk menjalin kerja sama. Produk ini bekerja dengan bantuan sinar LED ultraviolet (UV), sinar UV ini sendiri sangt digemari oleh nyamuk serta terdapat teknologi motor penggerak kipas sehingga mampu menarik nyamuk masuk ke dalam tabung dan mengeringkannya.

Alat Mosclean bekerja dengan daya listrik yang rendah yaitu 96 watt per hari dan penggunaannya juga ramah lingkungan karena tanpa bahan kimia apapun sehingga aman bagi kesehatan.

“Perangkap UV LED Mosclean mampu menarik dan menangkap lebih banyak nyamuk penyebar virus Malaria, Demam Berdarah, dan Zika dibandingkan dengan produk-produk serupa lainnya di pasaran saat ini. Kami berharap produk ini dapat membantu melindungi masyarakat sebagaimana kami terus berupaya untuk menurunkan jumlah nyamuk yang menularkan penyakit-penyakit berbahaya di Indonesia,” jelas Lee Junsub, Marketing Director dari SEOUL Viosys dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.***

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check