Ini Lho Kasus Paling Sulit yang Harus Dihadapi Dokter Bedah

Ini Lho Kasus Paling Sulit yang Harus Dihadapi Dokter Bedah

03 Aug 2016

Dokterdigital.com - Tindakan operasi seperti apa yang memusingkan seorang dokter ahli bedah? Jawabnya mungkin akan mengejutkan kita senua. Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI) Pusat, dr. Budiman, SpBP-RE(K), MARS, bedah plastik yang memiliki tingkat kesulitan paling tinggi bagi seorang dokter bedah adalah memperbaiki daerah bekas suntikan silikon cair.

Budiman menjelaskan, selama dirinya berpraktik sebagai dokter ahli bedah, kasus malapraktik penyuntikkan silikon cair ini kerap ditemuinya. "Penyuntikan silikon cair secara langsung merupakan malapraktik karena silikon cair pada dasarnya tak boleh berada langsung dalam tubuh. Jika hal tersebut terjadi, maka akan terjadi perubahan-perubahan pada tubuh yang membahayakan," kata Budiman dalam acara Press Briefing Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) PERAPI XX, di Jakarta, kemarin.

Memasukkan silikon cair seharusnya dalam bentuk kantong agar tidak terjadi kontak langsung dalam tubuh. "Misalnya pada kasus implan payudara. Silikon cair dianggap benda asing dalam tubuh, sehingga tubuh berusaha mengompensasinya dengan membentuk jaringan baru untuk menutupi silikon jika bahan ini disuntikkan langsung ke tubuh," jelas Budiman yang berpraktik di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta

Budiman mengaku kerap menemukan kasus penyuntikan silikon cair ke area hidung, bokong, hingga penis. "Tujuannya untuk membesarkan jika silikon cair disuntikkan ke penis. Namun bukannya membesar, bentuk penis malah jadi aneh," ujar Budiman seraya menambahkan perbaikan operasi akibat suntikan silikon cair ini membutuhkan waktu lama dan tak cukup sekali dilakukan.

Untuk menghindari malapraktik yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab, dia menyarankan agar masyarakat berhati-hati. "Saat tak boleh silikon cair, orang-orang langsung berpindah ke kolagen. Ada juga oknum jahat yang mengatakan bahwa yang mengatakan bahwa silikon tersebut adalah kolagen. Jangan mudah tertipu," tandasnya.

Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Operasi Plastik

Bedah plastik merupakan cara instan untuk mendapatkan tampilan beda. Namun Dr dr Fonny Josh SpBP-RE(KBM), ahli bedah plastik, menyarankan untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan bedah plastik. Ada baiknya sebelum memutuskan mengambil tindakan ini, masyarakat menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai operasi bedah plastik, mulai dari persiapan hingga pelaksanaannya.

"Sebelum lakukan operasi, harus searching dulu. Jangan datang terus tanya mau operasi bagian apa. Dia (pasien) harus tahu, kurangnya di mana," ujar Fonny di kesempatan yang sama.

Bagi mereka yang hendak menjalani operasi plastik, disarankan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan lima hari hingga satu minggu sebelum operasi. "Sebelum operasi, hentikan minum obat dulu, biasanya lima hari sampai seminggu. Setelah operasi, sedapat mungkin jangan makan ikan laut, telur dan makanan yang kemungkinan dapat menimbulkan alergi," ujar Fonny yang juga mendalami tentang stem cell (sel punca).***