Sebarkan Gambar Kejadian Teror Bisa Picu Kekambuhan Penyakit

Sebarkan Gambar Kejadian Teror Bisa Picu Kekambuhan Penyakit

15 Jan 2016

Dokterdigital.com -  Kita semua tahu bahwa telah terjadi tindakan terror, Kamis siang (14/1) di Jakarta. Terjadi kepanikan masyarakat yang saya pantau di media sosial atas peristiwa ini.

Berbagai himbauan yang tujuannya baik tapi bahkan membuat orang semakin panik karena menganjurkan untuk tetap berada di rumah dan menghindari daerah tertentu. 

Sebagai dokter, saya paham kalau kondisi ini tidak ditenangkan akan menjadi sumber stres tersendiri untuk sebagian masyarakat kita yang pada akhirnya membuat mereka bertambah sakit.

Jakarta aman, masyarakat sekitar kejadian tetap tenang, tidak ada aktivitas militer sekitar lokasi, percayakan kepada aparat polisi bahwa mereka sedang bekerja keras mencari pelaku pembuat teror.

Dunia wajib kaget atas pengeboman ini tetapi  jangan lebailah tetap beraktifitas,jangan panik dan jangan paranoid. Mestinya kita tidak perlu takut dan cemas yang berlebih-lebihan. Semakin kita takut, teroris semakin senang dan akan mengulangi dan menebarkan terornya.

Ketahuilah, semakin kita membantu menyebarkan ketakutan melalui medsos atau media lain atas kejadian terom bom itu, semakin banyak pasien yang berpenyakit kronis  akan kambuh sakitnya karena rasa cemasnya meningkat akibat kejadian tersebut.

Pasien-pasien dengan penyakit akibat asam lambung akan kambuh sakitnya  karena  merasa bertambah cemas atas kejadian ini walau hanya mendapat informasi melalui media sosial, pasien asma akan kambuh asmanya karena stres, pasien hipertensi tekanan darahnya bisa naik.

Juga pasien dengan diabetes gula darahnya menjadi tidak  terkontrol karena rasa cemas dan takut karena teror tersebut, pasien yang memang sudah mempunyai sakit jantung akan mengalami serangan jantung akibat rasa takut yang berlebihan.

Orang yang cemas nafsu makannya menurun, tidurnya menjadi susah dan malas untuk beraktivitas.

Oleh karena itu  saya menghimbau kepada masyarakat semua, sebagai seorang dokter yang sebagian besar pasien saya akan kambuh karena cemas yang berlebihan, untuk tidak menyebarkan peristiwa bom Jakarta melalui media sosial. Mengapa? Karena hal ini pada akhirnya hanya menyebarkan ketakutan. Mari tetap beraktifvitas seperti biasa.

Penulis:  Dr. Ari Fahrial Syam (Praktisi klinis, Ketua PAPDI JAYA/Wakil Ketua PB PAPDI).

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check