'Mandi' Deodoran, Remaja Ini Meregang Nyawa

'Mandi' Deodoran, Remaja Ini Meregang Nyawa

13 Jan 2016

Dokterdigital.com - Jika malas mandi, jangan coba-coba menutupi bau badan dengan menyemprotkan deodoran banyak-banyak. Alih-alih wangi, nyawa bisa jadi taruhannya.

Pengadilan Folkestone Magistrates  di Kent, Inggris, melakukan penyelidikan atas kematian seorang anak 16 tahun pekan lalu, empat bulan setelah ia ditemukan terkapar di luar kamarnya di sebuah rumah anak-anak.

Pemeriksaan menemukan bahwa Thomas Townsend meninggal pada 29 Agustus 2015 pukul 18:30 setelah ia menghirup terlalu banyak gas dari deodoran semprot, demikian dilaporkan The Telegraph. Paramedis tidak mampu untuk menyelematkan nyawanya. "Dia menyemprotkan deodoran ke seluruh tubuhnya dan menyerah pada efek gas," kata petugas koroner Rachel Redman seperti dikutip Kent Online.

Ibu remaja itu, Sally Townsend, mengatakan anaknya menggunakan deodoran semprot sebagai pengganti mandi. Dan setelah polisi memeriksa kamarnya di rumah anak-anak dekat Folkestone, Kent, mereka menemukan 42 kaleng produk aerosol, termasuk deodoran dan hair spray.

"Dia (Thomas Towsend) tidak mandi tapi akan berdiri di sana dengan deodoran, dan menyemprotkan setengah kaleng deodoran itu ke tubuhnya,” kata ibunya. "Lalu dia akan menyemprot lagi deodoran setelah bercukur untuk menutupi [bau tubuh]."

Ibu Townsend mengatakan dia akan melakukan hal yang sama (tanpa mandi) dalam waktu satu minggu.

Environmental Working Group, sebuah organisasi Amerika yang mengkhususkan diri dalam penelitian dan advokasi di bidang bahan kimia beracun, memberikan peringkat banyak semprotan komersial tubuh dan deodoran, termasuk merek Axe dan Old Spice, berotensi membahayakan kesehatan dalam kadar sedang hingga tinggi.

Patolog Dr Kareem Aboualfa mengatakan penyebab kematian remaja itu adalah karena gagalnya sistem peredaran darah karena menghirup gas butana – karena tidak ditemukan minuman (keras) atau obat-obatan dalam sistem tubuhnya.

Butana adalah bahan umum yang terdapat di sebagian semprotan tubuh dan deodoran, dan efek samping dari paparan berlebihan bahan kimia ini termasuk sakit kepala, kesulitan bernapas, perubahan suasana hati, dan mual.

Menurut pemeriksaan, remaja itu  tinggal di sebuah rumah asuh selama lima tahun sebelum pindah ke rumah anak-anak pada Februari 2015. Meskipun Townsend memiliki sejarah menyakiti diri, ia dinyatakan tidak ada niat untuk bunuh diri atau melakukan tindak kekerasan, dilaporkan The Telegraph. Oleh karena itu, kematiannya dikategorikan sebagai sebuah kecelakaan.

Remaja itu seharusnya mulai kuliah beberapa minggu setelah kematiannya dan berharap bisa mengejar karir sebagai seorang dokter hewan.

Alternatif lebih sehat untuk semprotan tubuh  (guna menghilangkan bau badan) bisa dicoba soda kue dicampur dengan sedikit air atau minyak untuk menyerap kelembaban, serta lilin lebah, minyak esensial, atau witch hazel, yang juga telah dicoba sebagai alternatif untuk deodoran semprot.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check