Gula, Bahan Berbahaya Sepanjang Masa

Gula, Bahan Berbahaya Sepanjang Masa

06 Oct 2017

Dokterdigital.com - Pemerintah Belanda tengah berupaya mengetatkan regulasi terhadap gula karena dianggap sebagai bahan paling berbahaya sepanjang masa.

Paul van der Velpen, kepala layanan kesehatan Amsterdam, Belanda berpendapat, produk-produk yang mengandung gula seharusnya diperangi sama dengan cara menangani produk-produk yang mengandung alkohol dan tembakau. Menurut dia, kemasan produk makanan dan minuman yang mengandung gula sebaiknya disertai dengan label peringatan, dikenakan pajak khusus, dan ada batas produksi khusus.

Velpen mengakui, hal yang ia sampaikan ini memang bagi banyak orang akan berkesan berlebihan dan mungkin cenderung 'jauh panggang dari api', namun dia menekankan gula merupakan 'obat paling berbahaya sepanjang masa'.

Sama seperti alkohol dan tembakau, gula adalah zat yang perlu diwaspadai, kata Velpen. Minat untuk menggunakan gula dalam produk makanan dan minuman seharusnya ditekan. "Pengguna gula harus diperingatkan akan bahayanya," tulis Velpen di situs khusus kesehatan resmi pemerintah, GGD.

Penelitian menunjukkan, gula tidak menyebabkan rasa kenyang. Sementara selera untuk lemak, karbohidrat, dan protein akan memudar, namun selera untuk gula tidak ada hentinya. Untuk hal ini, gula harus diperlakukan sebagai zat yang adiktif.

Untuk mencegah perusahaan-perusahaan makanan mengeksploitasi kandungan adiktif dalam gula, Velpen merekomendasikan pembuat hukum di negaranya untuk menciptakan batasan tegas. Salah satu caranya adalah dengan menempelkan bahaya penggunaan gula pada label kemasan gula, sama seperti pada rokok. Velpen berharap masyarakat bisa menimbang dan mempertimbangkan manfaat serta risiko konsumsi gula, demikian dilansir Medical Daily.
 

2017 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check