Yoga Bisa Turunkan Kolesterol, Bagaimana Caranya?

Yoga Bisa Turunkan Kolesterol, Bagaimana Caranya?

21 Mar 2019

Dokterdigital.com - Yoga sudah terbukti untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol, namun juga dapat memangkas setengah risiko detak jantung yang tidak teratur yang berpotensi berbahaya.

Penelitian kecil tersebut adalah yang pertama untuk menguji manfaat yoga pada atrial fibrillation (fibrilasi atrium), masalah yang merupakan penyebab utama stroke dan kejadian paling umum pada orang tua.

Selain mengurangi separuh episode fibrilasi atrium, studi ini menemukan bahwa yoga juga mengurangi gejala kecemasan dan depresi yang terkait dengan kondisi tersebut. "Temuan ini penting karena banyak strategi pengobatan konvensional untuk fibrilasi atrium mencakup prosedur invasif atau obat dengan efek samping yang tidak diinginkan," kata Dr Dhanunjaya Lakkireddy, seorang profesor di University of Kansas Rumah Sakit di Kansas City, Kansas, yang memimpin penelitian seperti dilansir Reuters.

Penelitian itu melibatkan 49 pasien dengan gangguan irama jantung yang tidak memiliki keterbatasan fisik dan tidak ada pengalaman sebelumnya dengan yoga. Episode dari denyut jantung tidak teratur diukur selama enam bulan oleh para peneliti di rumah sakit.

Selama tiga bulan pertama, pasien diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik yang mereka suka.

Untuk tiga bulan yang tersisa, mereka menjalani program yoga yang diawasi dengan melibatkan latihan pernapasan, postur yoga, meditasi dan relaksasi.

Empat puluh lima menit sesi yoga dengan profesional bersertifikat diselenggarakan tiga kali setiap minggu, dan pasien didorong untuk berlatih yoga setiap hari di rumah.

Monitor jantung mengukur episode denyut jantung yang tidak teratur sepanjang percobaan, dan pasien menuntaskan survei yang mereka jalankan sendiri untuk menilai tingkat kecemasan, depresi dan kualitas hidup.

Rata-rata, yoga mengurangi episode dari denyut jantung tidak teratur hingga setengahnya, juga secara signifikan mengurangi angka depresi dan kecemasan dan meningkatkan skor dalam fungsi fisik, kesehatan umum, vitalitas, fungsi sosial dan kesehatan mental. "Tampaknya yoga memiliki dampak yang signifikan untuk membantu mengatur detak jantung pasien dan meningkatkan kualitas hidup mereka," kata Lakkireddy.

Fibrilasi atrium menyebabkan darah berkumpuldi di ruang atas jantung, dimana darah bisa menggumpal dan mengalir ke otak sehingga menyebabkan stroke. Jutaan orang dengan kondisi tersebut minum pengencer darah setiap hari untuk menurunkan risiko terjadinya bekuan darah, dan dengan demikian mencegah stroke.

Mengingat biayanya rendah dan bermanfaat besar bagi kesehatan, kata Lakkireddy, yoga harus dipertimbangkan dalam perawatan keseluruhan fibrilasi atrium dan masalah irama jantung lainnya.
 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check