Ragam Penyebab Bau Badan Menusuk

Ragam Penyebab Bau Badan Menusuk

23 Jan 2020

Dokterdigital.com - Bau badan yang tidak sedap bisa mendatangkan masalah serius bagi penyandangnya. Bisa saja yang bersangkutan dijauhkan dari pergaulan, atau sebaliknya, memilih mengisolasi diri dengan alasan malu.

Sayangnya, kadang-kadang penyebab bau badan yang esktrem tidaklah jelas, demikian pula dengan solusinya.  Namun, kita bisa mulai dengan mencari tahu faktor apa saja yang bisa memicu bau badan. Mari kita ulik satu per satu seperti dipaparkan Livestrong sebagai berikut:

1. Stres
Kelenjar apokrin tubuh mengeluarkan jenis lemak keringat langsung ke tubulus kelenjar. Ketika seseorang berada di bawah stres emosional tambahan, dinding tubulus kelenjar apokrin mulai berkontraksi, mendorong keringat langsung ke permukaan kulit. Selanjutnya bakteri yang berada pada permukaan kulit berinteraksi dengan keringat, yang menyebabkan ’terurainya’ keringat yang membuahkan bau badan.

2. Kebersihan yang buruk
Tidak mandi secara teratur atau malas mencuci pakaian bisa menghasilkan bau badan yang tidak sedap. Solusi paling sederhana adalah dengan mencuci pakaian dan mandi secara lebih teratur. Serat alami seperti sutra, katun dan wol cenderung mengakumulasi bau badan karena mereka memungkinkan kulit untuk bernapas, sehingga keringat Anda dapat kering di bahan pakaian.

3. Obat-obatan
Beberapa obat dapat membuat seseorang memproduksi keringat berlebih. Termasuk di dalamnya adalah obat antipsikotik, asetaminofen, aspirin, tiroksin (hormon tiroid) dan morfin. Jika Anda menggunakan salah satu jenis hormon atau obat dan  mulai berkeringat lebih banyak, hal ini dapat menyebabkan bau badan berlebih.

4. Penyakit
Beberapa penyakit, seperti diabetes, dapat menyebabkan seseorang mengembangkan bau badan kuat. Jika Anda penderita diabetes, dan bergantung pada insulin untuk mengontrol glukosa darah, maka keringat bisa berbau seperti aseton atau caairan untuk membersihkan kuteks. Kondisi lain, seperti ketidakseimbangan metabolisme, parasit atau menopause dapat menyebabkan  produksi keringat lebih banyak.

5. Makanan dan Minuman
Anda adalah apa yang Anda makan. Bicara mengenai bau keringat dan tubuh, makanan dan minuman yang dikonsumsi bisa berkontribusi pada dihasilkannya keringat berlebih. Makanan pedas atau minuman panas seperti kopi dapat membuat Anda berkeringat. Minum alkohol juga dapat menyebabkan peningkatan keringat. Nah, saat berkeringat lebih banyak itulah berpotensi besar mengembangkan bau badan yang tidak sedap.

6. Metabolisme tubuh
Keringat pada dasarnya tidak berbau. Ketika kelembaban dipengaruhi oleh metabolisme tubuh, maka membuahkan bau badan yang umumnya tidak menyenangkan atau tidak sedap. Saat tubuh memetabolisme makanan dan minuman, efek sampingnya bisa jadi muncul bau badan karena ‘pembuangan sampah’ yang tidak dimanfaatkan tubuh. Seseorang yang mengalami ketidakseimbangan metabolik juga dapat mengembangkan bau badan yang kuat.
 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check