Banyak Tahi Lalat Cenderung Awet Muda, Benarkah?

Banyak Tahi Lalat Cenderung Awet Muda, Benarkah?

18 Aug 2015

Dokterdigital.com - Anda punya banyak tahi lalat? Jangan buru-buru memutuskan untuk membuangnya. Pasalnya tahi lalat di kulit dapat membuat Anda awet muda.

Para peneliti di Kings College London menemukan bahwa mereka yang memiliki banyak tahi lalat tidak hanya diuntungkan karena memiliki kulit yang lebih muda, namun kepadatan tulang juga lebih baik. Orang dengan banyak tahi lalat memiliki sel-sel yang punya sifat memperbaharui diri lebih sering.

Namun, mungkin ada harga yang harus dibayar, karena tahi lalat juga dikaitkan dengan tingkat lebih tinggi terkena kanker, baik kulit dan jenis lainnya.

Kebanyakan orang memiliki antara 30 dan 40 tahi lalat, namun beberapa memiliki sebanyak 600.

Serangkaian studi yang dilakukan oleh tim Kings College, dan dr Veronique Bataille, dermatolog yang berbasis di Rumah Sakit Umum Hemel Hempstead, melihat hubungan antara jumlah tahi lalat mol dan karakteristik fisik lainnya.

Pertama, dr Bataille mencatat bahwa orang dengan jumlah tahi lalat banyak tampaknya kurang rentan terhadap beberapa efek penuaan kulit, seperti keriput dan noda.

Penelitian terbaru pada 1.200 responden kembar didapat hasil bahwa angka tahi lalat yang tinggi  juga berarti bahwa orang tersebut lebih memiliki kepadatan tulang yang baik, yang bisa berarti risiko yang lebih rendah dari penyakit keropos dan patah tulang di kemudian hari.

Mereka yang memiliki lebih dari 100 tahi lalat lebih rendah 50% untuk mengalami osteoporosis dibandingkan dengan mereka dengan 25 tahi lalat atau lebih sedikit.

Alasan kaitan ini tidak jelas, namun para peneliti telah memperhatikan bahwa orang-orang dengan sejumlah besar tahi lalat memiliki perbedaan dalam untaian DNA di setiap sel yang membawa kode genetik mereka.

Bagian di ujung benang ini disebut telomer, dan secara efektif mengatur penghitung waktu mundur jumlah waktu sel bisa membelah untuk menghasilkan sel baru.

Makin panjang telomer, makin banyak pembelahan sel yang bisa berlangsung sepanjang hidup. Lebih banyak tahi lalat dikaitkan dengan telomer yang lebih panjang.

Dr Bataille, yang mempresentasikan temuannya pada Royal Society of  Medicine, menekankan bahwa tahi lalat adalah sebuah produk yang bisa dilihat dari sistem yang mendasari yang mengontrol penuaan tubuh. “Sejumlah  orang akan memiliki dua tahi lalat, beberapa orang akan memiliki 600, tetapi bila Anda memiliki pasien dengan banyak tahi lalat, kita melihat mereka cenderung untuk awet muda,” ujarnya.

Namun penampilan terlihat awet muda dengan banyaknya tahi lalat bukan tanpa risiko. Mereka dengan pembelahan sel lebih, dan lebih terlihat muda, mungkin akan mengalami peningkatan risiko terkena kanker. "Sebagai seorang dokter, ketika saya mendapatkan pasien dengan banyak tahi lalat, saya otomatis ingin tahu tentang sejarah keluarga mereka dari kanker, sehingga saya dapat berpikir tentang pencegahan,” ujarnya.

"Ini bukan hanya melanoma, tetapi juga kanker lebih umum seperti payudara dan kanker usus besar," pungkas dr Bataille seperti dilaporkan BBC.
 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check