Dokter Bedah Bekerja Lebih Baik Sembari Dengarkan Musik

Dokter Bedah Bekerja Lebih Baik Sembari Dengarkan Musik

03 Aug 2015

Dokterdigital.com - Hampir di berbagai belahan dunia, kita akan menemukan ahli bedah mendengarkan musik saat mereka menjalankan operasi. Beberapa penelitian mengatakan ini dapat membantu mereka rileks dan mengurangi stres. Namun, ternyata mendengarkan musik juga membantu para ahli bedah menutup sayatan lebih efektif.

Seperti dipublikasikan di Journal Aesthetic Surgery, dua peneliti dari University of Texas Medical Branch (UTMB) di Galveston menjelaskan bagaimana mereka mengundang 15 ahli bedah plastik untuk menutup sayatan di kaki babi dan menemukan ketika mereka melakukan pekerjaan itu sembari mendengarkan musik yang mereka sukai, hasil jahitan mereka lebih baik dan lebih cepat.

Para peneliti menggunakan kaki babi - yang mereka diperoleh di pasar makanan lokal - karena kulit babi diterima secara luas mirip dengan kulit manusia ketika bicara soal penutupan luka.

Para ahli bedah diundang untuk melaksanakan dua perbaikan luka identik di kaki babi, menggunakan jahitan berlapis, selama 2 hari berturut-turut.

Para peserta, dokter bedah ini, tidak diberitahu tujuan penelitian. Mereka hanya diminta untuk melakukan upaya terbaik yang bisa dilakukan dan memberitahu peneliti ketika operasi telah selesai. Para ahli bedah ini tidak mengetahui peneliti membandingkan hasil dan waktu sampai penelitian berakhir.

Selama perbaikan luka, musik dinyalakan atau dimatikan. Jika musik diaktifkan pada sesi pertama, maka akan dimatikan pada sesi lainnya, dan sebaliknya.

Para peneliti menyadari faktor yang mereka butuhkan untuk dipertimbangkan adalah bahwa ahli bedah bisa memperbaiki perbaikan kedua, hanya sebagai akibat dari pengulangan. Inilah sebabnya mengapa mereka secara acak dipilih untuk mendengarkan musik pada sesi pertama atau tidak.

Ketika membandingkan hasil, para peneliti menemukan waktu penyelesaian perbaikan rata-rata untuk semua ahli bedah adalah 7% lebih sedikit jika musik yang mereka sukai diputar, dan 10% lebih sedikit untuk ahli bedah yang lebih berpengalaman.

Penulis pertama Dr Shelby Lies, kepala residen bedah plastik di UTMB mengatakan, “Lebih sedikit menghabiskan waktu di ruang operasi dapat diterjemahkan ke dalam pengurangan biaya yang signifikan, terutama ketika penutupan sayatan merupakan sebagian besar prosedur, misalnya dalam hal tummy tuck."

Dia mencatat bahwa penurunan perbaikan luka juga lebih baik bagi pasien, seperti lama waktu yang dihabiskan di bawah anestesi umum terkait dengan risiko yang lebih tinggi terkena komplikasi.

Para peneliti juga membandingkan kualitas pekerjaan, dan hasilnya menunjukkan bahwa kualitas perbaikan pekerjaan meningkat secara keseluruhan ketika dokter bedah melakukan penutupan luka sambil mendengarkan musik yang mereka sukai. Ini tidak tergantung pada apakah musik diputar selama prosedur pertama atau kedua.

Sedangkan kualitas perbaikan luka dinilai oleh dokter bedah plastik lainnya, yang tidak tahu siapa yang mengerjakannya atau dalam kondisi seperti apa hal itu dilakukan.

Rekan penulis Andrew Zhang, asisten profesor bedah di divisi bedah plastik dan bedah rekonstruksi di UTMB, menyimpulkan, "Penelitian kami menegaskan bahwa mendengarkan musik yang disukai dokter bedah meningkatkan efisiensi dan kualitas penutupan luka, yang mungkin diterjemahkan sebagai penghematan biaya perawatan kesehatan dan hasil yang lebih baik bagi pasien."
 

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check