Pola Makan Saat Hamil Pengaruhi Risiko Janin Terkena Kanker

Pola Makan Saat Hamil Pengaruhi Risiko Janin Terkena Kanker

08 Nov 2018

Dokterdigital.com - Hati-hatilah dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, khususnya selama kehamilan. Pasalnya asupan makanan selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembangan janin dalam rahim, termasuk dampak yang tak diharapkan.

Sebuah studi baru menemukan bahwa kebiasaan makan selama konsepsi yang berujung kehamilan, dapat memberi risiko kanker pada anak seumur hidup.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Genome menyimpulkan, gen yang mempengaruhi risiko seseorang terkena kanker dapat secara permanen diubah dalam rahim tergantung pada pola makan yang dianut perempuan saat ia mengandung. Meskipun gen anak secara langsung diwarisi dari orangtuanya, namun gen dapat termodifikasi selama perkembangan embrio dan janin.

Modifikasi dapat terjadi ketika daerah gen ditempeli senyawa kimia dari kelompok metil. Senyawa ini membutuhkan nutrisi tertentu, yang berarti bahwa kebiasaan makan ibu sebelum dan selama kehamilan secara permanen dapat mempengaruhi “pengaturan" pada senyawa yang menempel ini, demikian temuan peneliti di Baylor College of Medicine, Children’s Nutrition Research Center di Baylor and Texas Children’s Hospital, London School of Hygiene & Tropical Medicine di London, MRC Unit and The Gambia.

Dalam risetnya, tim peneliti membagi dua kelompok dan menargetkan daerah tertentu dari genom yang disebut epiallels metastabil yang sangat sensitif terhadap efek ini.

Dua kelompok penelitian tersebut menemukan bahwa VTRNA2-1- gen supresor tumor, yang membantu mencegah sel-sel bersifat kanker, paling sensitif terhadap lingkungan yang diciptakan oleh ibu selama waktu konsepsi (pembuahan).

"Jika pola makan ibu kekurangan gizi, maka akan ada banyak kerusakan gen yang memiliki efek seperti senapan. Masalah ini bisa menjelaskan penyebab kelahiran prematur, masalah pada kehamilan, cacat otak, atau mengapa bayi lahir dengan ukuran terlalu kecil," kata peneliti.

Para peneliti ingin menunjukkan bahwa hilangnya VTRNA2-1 mempengaruhi semua sel-sel tubuh yang akan dilahirkan seumur hidupnya, termasuk untuk memprediksi risiko kanker.

2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check