Kontrol Jerawat Melalui Makanan

Kontrol Jerawat Melalui Makanan

19 Nov 2020

Dokterdigital.com - Kita mungkin pernah mendengar ada makanan tertentu yang kita konsumsi akan mempengaruhi penampilan. Faktanya tidaklah sesederhana itu.

Para ahli masih mencari hubungan yang terbukti secara ilmiah antara makanan yang yang kita makan dan jerawat yang kemudian muncul.

Tapi satu hal yang mereka tahu adalah, "Kurang gizi mungkin membuat remaja lebih rentan berjerawat," kata Ava Shamban, MD, seorang ahli kulit di Beverly Hills, California, dan penulis buku Heal Your Skin.

Berikut ini adalah fakta bagaimana beberapa makanan secara mengejutkan dapat mempengaruhi kulit. Mari kita telaah satu per satu laporan yang disajikan WebMD.com berikut ini:

1. Permen dan Karbohidrat

Cokelat telah menjadi kambing hitam penyebab jerawat sejak orangtua kita remaja. Tapi studi terbaru menunjukkan bahwa pemicu jerawat bukanlah coklatnya, melainkan gula yang ditambahkan pada coklat.

Diet tinggi gula dan karbohidrat sederhana kemungkinan besar membuat jerawat lebih berpeluang muncul. Makanan yang masuk dalam kategori ini antara lain:

• Makanan olahan seperti keripik, kerupuk, dan kue kering
• Pati seperti roti putih, pasta, dan kentang
• Minuman manis seperti soda

Nah, ketiga jenis makanan itu membuat gula darah melonjak. "Tubuh kita menanggapinya dengan mengeluarkan lebih banyak insulin, yang meningkatkan produksi minyak di kulit dan berkontribusi pada penyumbatan folikel. Hal ini dapat mendatangkan malapetaka pada kulit kita," kata Valori Treloar, MD, seorang dokter kulit di Newton, Mass., dan rekan penulis The Clear Skin Diet.

2. Makanan Berminyak

Kulit kita tidak akan menghasilkan lebih banyak jerawat yang disebabkan oleh minyak gegara kita menikmati makanan berminyak seperti keripik pizza, burger, dan kentang goreng.

Tetapi bekerja yang berhubugan dengan minyak, misalnya membalik burger dan kentang goreng di restoran cepat saji, mungkin bisa berperan dalam munculnya jerawat.

"Partikel minyak di udara dapat melapisi kulit dan menyumbat pori-pori,” kata Ellen Marmur, MD, profesor klinis dermatologi di Mount Sinai Medical Center di New York dan penulis Simple Skin Beauty.

Apabila bekerja di industri makanan, tidak perlulah sampai keluar dari pekerjaan karena mencemaskan munculnya jerawat. Yang bisa dilakukan adalah, rajin mencuci wajah setelah giliran jam kerja usai . Gunakan pembersih wajah atau sabun yang lembut dan tidak mengandung alkohol. Tanyakan kepada dokter keluarga Anda atau dokter kulit untuk rekomendasi produk yang pas.

3. Produk Susu

Beberapa penelitian menunjukkan produk susu, terutama susu, mungkin berkontribusi pada munculnya jerawat atau tingkat keparahannya. Namun hal ini belum pasti, kaitan yang sebenarnya juga belum jelas. "Penelitian lebih lanjut diperlukan, tapi itu 'mungkin faktor pertumbuhan dan hormon alami yang ditemukan dalam susu entah bagaimana bertindak sebagai pemicu jerawat," kata Treloar.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah susu membuat kulit Anda bermasalah dengan jerawat adalah setidaknya tak menyentuh produk susu selama satu bulan dan catat perubahan yang terjadi pada kulit.

Tentu saja, tubuh yang sedang tumbuh membutuhkan kalsium untuk membangun tulang yang kuat. Jika sedang berusaha mengurangi susu dan produk susu lainnya, pastikan Anda mendapatkan 1.300 miligram kalsium setiap hari.

Selain dari susu, kita bisa mendapatkan bahan penguat tulang dari suplemen atau makanan yang diperkaya kalsium, seperti  jus jeruk, sereal, roti, susu kedelai, dan tahu. Almond alias kenari, bayam, dan brokoli juga memiliki kalsium alami.

4. Buah dan Sayuran

Kita tidak bisa menyalahkan bayam, atau sayuran atau buah, untuk jerawat yang muncul. Faktanya, mengonsumsi buah dan sayur justru membantu kulit terlihat lebih bersinar dan sehat.

"Makanan yang bervariasi, terdiri dari bahan makanan alami, bukan olahan, berasal dari alam penting untuk menjaga kulit tetap sehat, dan vital bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan," kata Marmur.

Mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi vitamin A, seperti seperti melon, wortel, dan ubi jalar, bisa membantu kulit terlihat lebih cerah.

Untuk mengendalikan kekambuhan jerawat, kita harus menjadi detektif kulit. “Mulailah dengan memasukkan pilihan makanan sehat dan memperhatikan kulit kita," kata Shamban.

Semua memang butuh waktu. Mungkin butuh waktu hingga dua bulan dengan mengubah pola makan yang lebih sehat hingga kulit menikmati hasilnya. Tapi ini bisa dilakukan. Jerawat bisa kita kendalikan, asalkan ada kemauan.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check