Bulan Kelahiran Tentukan Kondisi Kesehatan Individu

Bulan Kelahiran Tentukan Kondisi Kesehatan Individu

11 Nov 2014

Dokterdigital.com - Bulan kelahiran konon terkait erat dengan kondisi kesehatan orang yang dilahirkan di saat itu. Boleh percaya, boleh juga tidak. Namun penelitian tampaknya menguatkan hal ini.

Kondisi apa saja yang dikaitan dengan bulan kelahiran? Simak beberapa di antaranya seperti disampaikan Menshealth.com berikut ini:

1. Kidal

Penelitian yang baru-baru ini dilakukan di Jerman menemukan, bayi laki-laki yang lahir antara November hingga Januari potensi untuk kidal lebih besar dibanding bayi laki-laki yang lahir pada bulan lain. Penyebabnya, pada bulan-bulan tersebut kadar T dalam hormon testosteron sedang tinggi-tingginya sehingga bisa menghambat pematangan otak kiri.

2. Limfoma non-Hodgkin

Riset yang dipublikasi International Journal of Cancer 2014 menemukan, orang yang lahir pada musim semi, yakni sekitar Maret sampai Mei, memiliki potensi 25 persen untuk memperbesar limfoma non-Hodgkin dibandingkan mereka yang lahir pada September sampai November. Lymphoma Hodgkin adalah kanker pada sistem limfatik, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

3. Penyakit autoimun

Studi yang dilakukan tim peneliti BMC Medicine pada 2012 menemukan, penyakit autoimun di antaranya multiple sclerosis, rheumatoid arthritis, dan kolitis ulserativa kerap menyerang mereka yang lahir pada bulan April. Para peneliti tidak tahu persis apa penyebabnya, tapi mereka menilai itu kemungkinan terkait dengan rendahnya tingkat vitamin D selama trimester ketiga kehamilan.

4. Melanoma

Sebuah studi terbaru dan diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology menemukan, orang yang lahir pada musim semi berpotensi 21 persen terserang melanoma daripada mereka yang lahir di musim gugur. Para peneliti menilai, bayi-bayi tersebut kemungkinan terpaparan sinar UV yang lebih tinggi selama beberapa bulan pertama hidup mereka. Melanoma adalah sejenis kanker kulit.

       5. Bunuh diri

Orang yang lahir pada akhir musim semi ke awal musim panas lebih berisiko untuk melakukan bunuh diri dibandingkan mereka yang lahir pada bulan-bulan lainnya. Kesimpulan itu, diperoleh dari sebuah studi pada 2010 oleh tim peneliti dari Hungaria. Para peneliti percaya, hal itu mungkin disebabkan interaksi yang kompleks antara musim kelahiran dan berbagai neurotransmitter dalam tindakan bunuh diri.

6. Berkacamata

Orang yang lahir pada musim panas, juga cenderung berkacamata. Penyebabnya, mereka yang berulang tahun pada musim panas, 17 persen berpeluang terkena miopia atau rabun jauh, dibandingkan dengan mereka yang lahir pada musim dingin. Kesimpulan ini, ditemukan oleh tim riset dari Inggris. Para peneliti menilai, hal ini kemungkinan ada hubungannya dengan perbedaan musim atau suhu.

7. Emosional

Orang yang lahir pada musim panas atau Juni, Juli dan Agustus cenderung temperamental dan suasana hatinya lekas berubah-ubah. Para peneliti dari European College of Neuropsychopharmacology menemukan, hal itu disebabkan oleh sistem kerja neurotransmitter, yang terpengaruh oleh nutrisi, kuman, udara, cahaya dan suhu ketika bayi berada dalam kandungan tak lama lahir.

8. Alergi

Riset yang diterbitkan journal ilmiah, Allergy menyebutkan, anak-anak yang terlahir pada musim gugur atau September, Oktober, November memiliki risiko 30 persen sampai 90 persen terkena alergi susu, telur dan kacang dibanding anak-anak yang lahir di luar bulan-bulan tersebut. Anak yang lahir pada musim gugur biasanya cenderung kekurangan Vitamin D sehingga membuat badan gampang alergi.

  1. Asma

Mereka yang berulang tahun pada musim gugur juga memiliki risiko 13 persen terserang asma, ketimbang yang lahir pada musim semi. Riset pada 2013 yang dilakukan ilmuan dari Taiwan menemukan bayi yang terkena cuaca dingin selama beberapa bulan bisa memicu tubuh gampang terkena alergi hingga menyebabkan asma.

2021 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check