Stres Bisa Bikin Gatal Kronis, Ini Alasannya

Stres Bisa Bikin Gatal Kronis, Ini Alasannya

22 Mar 2019

Dokterdigital.com - Gatal kronis ternyata ada hubungannya dengan stres yang tengah dialami seseorang lho. Yang pernah mengalami hal semacam ini tentu saja jengkel, sayangnya sulit pula mencari obatnya.

Gatal, semakin digaruk akan semakin gatal. Meskipun banyak penyebab gatal kronis, sebuah studi baru menunjukkan bahwa beberapa masalah kulit gatal sebenarnya dapat disebabkan oleh stres.

Penelitian yang diterbitkan di Jurnal Patologi Amerika pada November 2008, menunjukkan bahwa stres dapat menuntun terjadinya respon peradangan gatal kronis. Walaupun studi ini dilakukan pada tikus, nampaknya jenis yang sama reaksi inflamasi juga mungkin dipercepat oleh stres pada manusia, meskipun penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk mengonfirmasi ini.

Bagaimana stres menyebabkan masalah kulit gatal? Tampak bahwa stres membawa perubahan pada sel-sel kekebalan yang ditemukan pada kulit yang menyebabkan mereka untuk menjadi aktif, membentuk respon imun yang hiperaktif yang menghasilkan gatal kronis.

Meskipun sel-sel kekebalan melayani fungsi penting dengan melindungi kulit dari menyerang patogen seperti bakteri dan ragi, ketika respon kekebalan tubuh kita menjadi terlalu kuat, maka membuahkan berkembangnya iritasi pada kulit, peradangan, dan gatal-gatal. Sebuah contoh dari kondisi kulit yang terkait dengan respon kekebalan terlalu aktif adalah psoriasis, yang telah lama dikaitkan dengan stres.

Dengan memahami mekanisme stres menyebabkan kondisi kulit yang terkait dengan gatal kronis, para peneliti berharap untuk dapat melakukan terapi langsung dengan mengurangi respon hiperaktif yang ditimbulkan oleh sel-sel kekebalan di kulit sebagai respon terhadap stres. Menariknya, steroid topikal (obat steroid yang dioleskan pada kulit) yang sering digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit berhubungan dengan efek gatal, memberikan dukungan lebih lanjut terhadap peran sistem kekebalan tubuh dalam memicu gatal kronis.

Meskipun, tidak mungkin menghindari stres sama sekali, perlu dicari cara untuk belajar mengendalikan stres tanpa harus menimbulkan gatal pada kulit. Misalnya dengan cara meditasi, hipnotis, terapi relaksasi, dan bahkan yoga. Ini merupakan pendekatan yang sama sekali berbeda untuk mengontrol stres agar tak sampai menimbulkan gatal yang membuat kulit tidak cantik.

Meskipun masih prematur untuk mempertimbangkan menggunakan terapi alternatif atistres untuk meringankan gatal kronis, jika Anda sudah mencoba melakukan pendekatan konvensional untuk mengobati gatal kronis dengan obat untuk kulit namun tak kunjung berhasil, mungkin terapi ini patut dicoba.

Perlu diingat bahwa gatal kronis bisa menjadi tanda penyakit yang lebih serius seperti diabetes, hati atau penyakit ginjal, penyakit autoimun, alergi, dan bahkan beberapa jenis kanker. Makanya penting untuk dievaluasi oleh dokter jika Anda mengalami kejadian gatal kronis. Setelah mengesampingkan kondisi yang lebih serius, dokter mungkin akan menyarankan obat tertentu seperti steroid topikal (oles) yang dapat digunakan bersama dengan teknik untuk mengurangi stres.

Sedikit relaksasi dan ketenangan pikiran mungkin dibutuhkan untuk kulit serta pikiran.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check