Jahe, Harapan Baru untuk Obati Asma

Jahe, Harapan Baru untuk Obati Asma

06 Sep 2017

Dokterdigital.com - Ada zat tertentu dalam jahe yang bisa membantu pasien asma bernapas lebih nyaman. Kabar yang melegakan bukan?

Tim Peneliti Universitas Columbia, AS, dari departemen anestesiologi menyatakan bila digabung dengan obat-obatan untuk membantu melebarkan saluran pernapasan, beberapa zat di dalam jahe bisa membantu pasien asma ketika terjadi serangan. Studi menemukan, tiga zat tertentu dalam jahe bisa membantu mendorong keefektivitasan dari obat paru-paru dengan cara menenangkan area pernapasan.

Elizabeth Townsend, yang melakukan penelitian mengatakan, angka prevalensi asma kian meningkat setiap tahunnya. Walau sudah dipahami penyebab dan perkembangannya, namun, selama 40 tahun terakhir, belum banyak alat atau obat khusus yang dikeluarkan untuk mengurangi gejala-gejala asma.

Asma terjadi ketika ada pengetatan otot di saluran pernapasan. Biasanya, asma dibantu dengan menggunakan obat Beta-Agonist, untuk menenangkan otot-otot saluran pernapasan tadi. Area inilah yang kemudian diteliti.

Diketahui, ada tiga komponen dalam jahe yang memengaruhi enzim bernama phosphodiesterase 4D (PDE4D). Studi sebelumnya menunjukkan, PDE4D yang ditemukan pada paru-paru menghambat mekanisme relaksasi otot di saluran udara dan mengurangi peradangan jaringan. Menggunakan teknik polarisasi fluorescent, para pengamat kemudian bisa melihat efek jahe pada enzim tadi.

Hasil penelitian Townsend dan rekan-rekannya, bila digunakan bersamaan bersama Beta-Agonist, zat dalam jahe bisa bersinergi untuk menenangkan gejala-gejala asma, terutama ketika ada serangan.

Dengan memahami mekanisme zat pada jahe terhadap saluran udara, diharapkan bisa membuka lebih banyak pengetahuan yang bisa digunakan untuk menjadi terapi dalam mengurangi gejala asma.

Penelitian ini ditujukan untuk memahami lebih lanjut mengenai proses pada level sel tubuh serta untuk menjajaki kemungkinan efek baik bila ada ekstrak murni jahe dimasukkan dalam inhaler asma, demikian dilaporkan Medical Daily.
 

2021 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check