Ristek-Novartis BioCamp 2014 Jaring Talenta Terbaik

Ristek-Novartis BioCamp 2014 Jaring Talenta Terbaik

17 Jul 2014

Dokterdigital.com - Perkembangan teknologi yang pesat telah memberikan kontribusi yang besar terhadap berbagai sektor, termasuk kesehatan. Perkembangan teknologi yang berdampak positif terhadap dunia kesehatan antara lain termasuk pemetaan kode genetik manusia, temuan obat-obatan dan terapi baru yang inovatif hingga penelitian sel punca.

Manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat dunia, terbukti dengan menurunnya angka mortalitas yang disebabkan oleh serangan jantung, terapi pengobatan tepat sasaran untuk pasien penderita kanker, serta meningkatnya harapan dan kualitas hidup pasien dengan HIV/AIDS.

Novartis Indonesia dan Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristek), untuk kedelapan kalinya kembali menggelar Ristek-Novartis Biotechnology Leadership Camp (BioCamp) 2014. Mengedepankan perkembangan teknologi di sektor kesehatan, BioCamp 2014 bertujuan untuk mencari talenta muda terbaik dan baru yang dapat berkontribusi terhadap daya saing bangsa.

“Mengikuti perkembangan tersebut, Novartis terus berupaya untuk memberikan kontribusi lebih terhadap perkembangan dalam sektor kesehatan yang dinamis. Perubahan, seperti pergantian pemimpin negara serta pengaturan kabinet baru, akan memiliki dampak terhadap kebijakan di berbagai sektor, termasuk kesehatan,” jelas dr. Luthfi Mardiansyah, Presiden Direktur PT Novartis Indonesia dalam temu media di Jakarta, Rabu (16/7).

Luthfi menambahkan, Novartis menyambut dan menyikapi perubahan ini dengan memperkuat komitmennya melalui BioCamp, sebuah ajang pencarian talenta muda baru dengan keterampilan kepemimpinan yang dapat meningkatkan daya siang bangsa, dalam hal ini terutama di sektor kesehatan dan bidang bioteknologi.

Prof. Amin Soebandrio, MD, Ph.D., Clin.Microbiol., Direktur Lembaga Biologi Molekul Eijkman mengungkapkan dengan adanya perubahan dalam kehidupan manusia semakin cepat, maka peran penelitian akan semakin menjadi tuntutan di dunia. "Sudah saatnya Indonesia menggalakkan upaya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti yang dilakukan melalui BioCamp oleh Novartis dan Kemenristek supaya siap bersaing dalam peningkatan sektor kesehatan melalui bioteknologi," ujarnya.

Potensi besar dalam bioteknologi di Indonesia akan mampu meningkatkan daya saing Indonesia, jika sumber daya manusianya dilengkapi dengan keterampilan kepemimpinan. Psikolog Ratih Ibrahim di kesempatan sama mengatakan, dari jumlah populasi, terutama yang masih dalam usia produktif, Indonesia memiliki potensi yang besar, jika mereka menyadari pentingnya keterampilan kepemimpinan. pemahaman kepribadian, dan pengendalian emosisebagai salah satu faktor utama pendukung keberhasilan setiap individu.

Menyadari pentingnya upaya peningkatan daya saing bangsa, Ristek-Novartis BioCamp 2014, yang resmi dibuka Selasa (15/7), bertujuan untuk membekali 25 peserta terbaik dari lintas-fakultas, antara lain farmasi, kedokteran dan bisnis. Di akhir BioCamp, dua (2) peserta terbaik akan akan bersaing untuk mewakili Indonesia dalam ajang International Biotechnology Leadership Camp 2014 di Basel, Swiss, pada Agustus 2014 mendatang. Di BioCamp, peserta mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan paparan dari pakar-pakar mengenai bioteknologi dan kepemimpinan.

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check