Awas, Serbet Berpotensi Tularkan Kuman

Awas, Serbet Berpotensi Tularkan Kuman

10 Jul 2014

Dokterdigital.com - Dapur, yang kita sangka menjadi tempat paling bersih sedunia karena di sinilah tempat kita memasak. Nyatanya tak begitu lho.

Serbet dapur biasa digunakan untuk mengeringkan berbagai peralatan dapur yang masih basah. Nah, ternyata benda yang dianggap bersih ini ternyata berada di posisi satu benda terkotor di dapur.

Penelitian Dettol berkolaborasi dengan UK Global Hygiene Council melakukan penelitian dengan mengumpulkan berbagai kain serbet yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, India, Afrika Selatan dan Uni Emirat Arab. Hasilnya sembilan dari 10 serbet sangat terkontaminasi bakteri, dan hanya satu yang bersih.

Sebanyak 7 persen kain serbet memiliki satu miliar bakteri per meter persegi dan 60 persen telah terkontaminasi bakteri E coli yang menyebabkan gangguan perut, misalnya terasa sakit. Sementara, seperempat bagian serbet berisi satu miliar bakteri Pseudomonas per meter persegi. Bakteri ini banyak terdapat di serbet lembab yang berpotensi menyebabkan infeksi kulit.

"Serbet ibarat pelabuhan bakteri dimana tempat bersembunyi banyak bakteri yang dapat menyebar ke mana-mana," ujar Profesor John Oxford, guru besar virologi St Barts dan Royal London Queen Mary College seperti dilansir Daily Mail. "Dengan menggunakan kain yang terkontaminasi, orang cenderung 'mengirim' bakteri ke anggota keluarga terdekat."

Melihat hasil ini para ahli kesehatan memperingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan serbet. Para ahli kesehatan menyarankan untuk mencuci serbet dua hari sekali dan mencuci di mesin cuci diatur pada 60 derajat Celcius.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check