Pentingnya Meningkatkan Profesionalisme Bidan

Pentingnya Meningkatkan Profesionalisme Bidan

01 Jul 2014

Dokterdigital.com - Bidan memegang peranan yang sangat penting dalam layanan kesehatan di Indonesia karena lebih kurang 63 persen dari 4,6 juta kelahiran per tahun ditangani oleh bidan. Selain itu 76,6 persen pelayanan KB juga dilakukan oleh bidan.

Dikatakan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia Dr.Emi Nurjasmi,M.Kes, bidan sebagai garda depan memiliki posisi strategis untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bersifat holistik komprehensif yaitu yang berkesinambungan, terpadu dan paripurna, mencakup upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dalam upaya mencapai terwujudnya derajat kesehatan ibu dan anak yang optimal.”

“Revitalisasi Program KB merupakan pokok penting yang sangat kami dukung. Untuk itu, kami secara berkesinambungan mengadakan berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian para bidan dalam Program KB melalui Roadshow Program Bidan Delima," kata Emi dalam temu media di Jakarta menandai ulang tahun IBI ke 63, baru-baru ini.

Emi berharap, dengan kegiatan ini, kualitas layanan Bidan Delima dapat menjadi standar kualitas pelayanan bagi Bidan Praktik Mandiri (BPM) di Indonesia.

Program Bidan Delima merupakan mekanisme dari IBI untuk menstandarisasi kompetensi dan klinik guna peningkatan kualitas pelayanan kebidanan bagi Bidan Praktik Mandiri dengan penekanan melalui monitoring dan evaluasi serta pelatihan berkesinambungan.

Sasaran program Bidan Delima adalah Bidan Praktik Mandiri (BPM) yang memiliki SIPB masih berlaku, dan telah berpendidikan Diploma 3 pada tahun 2015.3

Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 memperlihatkan capaian program KB belum memuaskan dan ini terlihat dari angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) berada di angka 2,6 sejak tahun 2002.

Total Fertility Rate dapat diturunkan dengan beberapa langkah antara lain menurunkan angka kelahiran yang tidak diinginkan, meningkatkan layanan keluarga berencana dan menurunkan tingkat putus pakai kontrasepsi.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check